Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Sudarto Disambut Warga Desa Tampiala

337

CERIA – Sudarto di tengah kerumunan warga Tampiala – Tolitoli

RATUSAN warga Desa Tampiala, Kecamatan Dampal Selatan, Kabupaten Tolitoli mengikuti kampanye dialogis dan tatap muka dengan calon wakil gubernur nomor urut 2 Sudarto, Sabtu (31/10/2015) malam. Kedatangan Sudarto disambut musik rebana, yang dimainkan remaja warga desa penghasil padi di Kabupaten Tolitoli. Dalam kampanye diaogis tersebut, warga menyatakan komitmen dukungan untuk memenangkan pasangan Longki-Sudarto di Pilkada Gubernur 2015.

Saat dialog dengan Sudarto, beberapa warga mengakui adanya perubahan terutama infrastruktur jalan yang saat ini makin baik dibanding lima tahun lalu. “Meski baru empat tahun lima bulan dalam memimpin Sulawesi Tengah, kami warga disini sudah merasakan adanya perubahan pembangunan. Terutama jalan yang ada di Desa Tampiala,” ujar salah seorang warga. Namun warga juga menyatakan masih adanya beberapa jalan yang perlu perbaikan, terutama jalan-jalan yang masuk ke kantong produksi.

Untuk itu kata warga, sangat penting untuk didukung dan diteruskan program-program yang saat ini sudah dijalankan pemerintah provinsi di bawah kepemimpinan Longki-Sudarto. Menaggapi hal tersebut, Sudarto menyampaikan bahwa jalan menuju kantong produksi merupakan kewenangan pemerintah kabupaten.

“Masing-masing punya kewenangan. Ada jalan yang jadi kewenangan dan tanggungjawab  pemerintah provinsi, ada juga yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten,” terang Sudarto di hadapan ratusan warga. Sudarto juga mengatakan, bahwa ia sudah sejak lama mengenal kabupaten Tolitoli. Alumni Akabri Tahun 1972 ini pernah mengemban tugas sebagai Danton di Taopa pada Tahun 1977. “Saya Tahun 1977 pernah tugas di Taopa.

Setelah itu ditugaskan ke Timor Timur dan kembali lagi ke Tolitoli. Kemudian saya ditugaskan di Luwuk, Poso. Sampai kemudian saya jadi Bupati di Banggai  Tahun 1996-2001 dan 2001-2005,” jelas Sudarto menjelaskan riwayat tugasnya di Sulawesi Tengah. Karena itu kata Sudarto, meski ia lahir di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, tetapi lebih dari separoh usianya di jalani di Sulawesi Tengah.

“Saya sudah menjadi orang Sulawesi Tengah. Dan bertekad untuk membangun Sulawesi Tengah. Visi dan Misi saya sama dengan pak Longki Djanggola, karena itu saya selalu mendukung dan maju lagi bersama pak Longki Djanggola,” ujar Sudarto yang disambut yel-yel Teruskan oleh warga yang hadir. Diketahui, dari 9 provinsi yang menggelar Pilkada Gubernur serentak, hanya Sulawesi Tengah yang utuh pasangan incumbent-nya tidak terjadi perpecahan dan maju bersama lagi. (awm)

Komentar ditutup