Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Pendidikan di Pesantren Dapat Jadi Solusi Mencegah Perilaku Negatif

245

PALU EKSPRES, PALU – Lingkungan yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi yang semakin berkembang, jika dibarengi dengan pengawasan yang minim dari para orang tua, dapat menjadi faktor munculnya perilaku-perilaku negatif anak-anak, misalnya penyalahgunaan narkoba atau tindakan kekerasan.

Menjalani pendidikan agama di lingkungan pondok pesantren (ponpes), dinilai dapat menjadi salah satu solusi, untuk membentengi diri para generasi dari timbulnya perilaku-perilaku negatif. Hal ini menurut Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kementerian Agama Sulteng, Dr. H. Kiflin Padjala, karena di Ponpes para santrinya diberikan porsi pendidikan agama secara maksimal.

“Kita prihatin sekarang ini, adanya keterlibatan anak-anak kita dalam hal narkoba, ini menjadi ketakutan kita semua. Saya tentunya mengharapkan, bagaimana anak-anak kita ini mendapatkan pendidikan agama yang maksimal. Sekolah di negara kita, porsi pendidikan agamanya sangat sedikit, hanya sekitar 3 jam per pekan. Alhamdulillah di madrasah lebih banyak, tapi kalau di ponpes, bagi anak-anak kita yang Muslim tentunya, secara penuh diajarkan pendidikan agama, dengan tidak mengabaikan pendidikan umum,” kata Kiflin, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (21/9).

Dengan pendidikan agama yang maksimal diajarkan di sebuah ponpes, Kiflin menyebutkan hal itu dapat menjadi pondasi pencegahan yang kuat, bagi para generasi untuk menghadapi pengaruh-pengaruh yang dapat mendorong perilaku negatif.

“Ponpes ini meletakkan dasar-dasar agama sangat kuat. Harapan kita, dengan anak-anak kita mondok, akan terhindar dari hal-hal, yang dapat memberikan pengaruh negatif kepada mereka. Tingkat keamanannya di pondok luar biasa, para kiyainya menjaga, sehingga kemungkinan dimasuki pengaruh luar itu kurang,” ujarnya.

Ia juga menekankan untuk kualitas layanan pendidikan, ponpes setara jika dibandingkan dengan sekolah-sekolah lainnya. Apalagi saat ini, perhatian pemerintah terhadap ponpes sudah ditingkatkan.

“Saya kira ponpes-ponpes kita sekarang ini, terus berpacu meningkatkan layanan mutu pendidikan, dan bisa disandingkan dengan sekolah-sekolah lain dalam hal penguasaan ilmu pengetahuan,” tandasnya.

(abr/Palu Ekspres)

Komentar ditutup