Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

TDCC, Momen Promosikan Parawisata Parimo

115

PALU EKSPRES, PARIGI – Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), salah satu daerah yang akan dilintasi para pembalap sepeda pada iven Tour de Central Celebes (TDCC) yang akan dihelat pada 6-8 November 2017 di Provinsi Sulawesi Tengah.

Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Arief Yahya telah me- launching iven Tour de Central Celebes ini di Jakarta pada 25 Juli 2017 yang lalu di Kantor Kementrian Pariwisata. Launching ini ditandai dengan menaiki sepeda balap oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Janggola dan didamping oleh para Kepala Daerah dari 4 Kabupaten dan 1 Kota di Provinsi Sulawesi Tengah. Kepala Daerah yang mendampingi Gubernur saat itu, adalah dari Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), Poso, Parigi Moutong, Sigi, dan Kota Palu.

Iven balap sepeda yang berskala Internasional itu akan diikuti sebanyak 12 negara yang terbagi dalam 10 tim, di antaranya Kanada, Singapura, Malaysia, Korea, Belanda, Kuwait, Sri Lanka, Vietnam, Filipina, Thailand, Brunei Darusalam, Prancis, serta 5 tim dari pembalap nasional.

Para pembalap ini nantinya akan menempuh jarak 491,4 kilometer yang akan dibagi tiga etape. Etape pertama, para pembalap akan melintasi Kabupaten Tojo Una-Una hingga Kabupaten Poso dengan jarak tempuh 192 kilometer. Selanjutnya pada pada etape ke dua menempuh jarak 143,6 kilometer, melintasi Kabupaten Poso dan Kabupaten Parigi Moutong. Pada etape terakhir, para pembalap akan menempuh jarak 143,3 kilometer yang melintasi Kabupaten Parigi Moutong hingga Kabupaten Sigi dan Kota Palu.

Ivent ini terselenggara, awalnya atas usulan Gubernur Sulawesi Tengah kepada Menteri Pariwisata Arief Yahya. Usulan ini disampaikan oleh Gubernur Sulteng Longki Djanggola pada saat kunjungan Menpar di Sulawesi Tengah saat menghadiri Palu Nomoni pada 2016 silam. Tujuannya, mempromsikan pariwisata yang ada di Sulawesi Tengah melalui iven balap sepeda.

Menanggapi hal ini, warga Parimo Dhany mengatakan, bahwa Ia sangat merespon event ini karena dengan masuknya tamu dari mancanegara melalui even Tour de Central Celebes (TDCC) di Kabupaten Parimo ini, akan menambah penghasilan bagi warga yang akan menjajakan daganganya. Misalnya, berdagang kuliner khas Parimo, hasil kerajinan tangan, serta hasi- hasil karya lainnya.

Selain itu katanya, daerah ini juga bisa memperkenalkan tempat-tempat wisata yang ada. Sehingga, ketika mereka pulang ke negaranya, daerah ini sudah dikenal oleh para tamu yang berkunjung tersebut.’

’Ini kan event yang sangat bagus dan ini adalah kesempatan kita untuk mempromosikan pariwisata yang ada di daerah ini,’’katanya, Kamis (21/9) di Parigi.

Sementara itu Riswan yang juga warga Parimo mengatakan, bahwa iven Tour de Central Celebes ini, dirinya mengaku tidak memahami apa sebenarnya tujuan dari kegiatan ini dan apa manfaatnya untuk masyarakat Parimo.

’’Jadi saya tidak paham iven ini le, kalau bisa saya minta dari pihak Pemerintah Daerah Parimo khususnya Dinas terkait untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar suapaya bisa dipahami, tolong disosialisasikan kalau ada iven-iven yang dilaksanakan oleh Pemda, terutama kepada kami yang masyarakat awam ini,’’ujarnya.

(mg4/Palu Ekspres)

Komentar ditutup