Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Bawa dari Tanah Air, Jamaah Sulteng Kibarkan Bendera di Tanah Suci

452

 

PALU EKSPRES, MADINAH – Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus, merupakan salah satu agenda wajib, yang dilaksanakan oleh berbagai elemen masyarakat Indonesia, yang digelar dengan berbagai cara mulai dari yang sederhana hingga yang paling mewah.

Termasuk bagi beberapa warga Sulteng, yang saat ini sedang berada di Madinah Arab Saudi, untuk menjalankan ibadah haji, turut merayakan HUT ke-72 Proklamasi dengan cara yang sederhana. Hal ini sebagaimana dilaporkan salah seorang Petugas TPIHI Sulteng, Munif Godal melalui pesan WhatsApp, Kamis 17 Agustus 2017.

Dalam pesannya, Munif menyebutkan beberapa jamaah haji Indonesia asal Sulteng, setelah menunaikan salat subuh, bersama-sama memeringati HUT ke-72 Proklamasi dengan cara mengibarkan bendera merah putih, di sebuah tiang sederhana, yang dilanjutkan dengan berdoa bersama.

“Para jamaaah haji indonesia asal sulteng, bersama2 setelah sholat subuh, mengibarkan bendera merah putih di sebuah tiang sederhana. Doa dan harapan yang baik, selalu mengiringi dari seluruh jamaah untuk tanah air Indonesia tercinta,” kata Munif dalam pesannya.

Setelahnya, para jamaah kemudian lanjut memeriahkan peringatan HUT ke-72 Proklamasi RI, di pemondokan dan hotel masing-masing.

Munif melanjutkan, bendera yang dikibarkan di tiang sederhana tersebut, merupakan bendera yang dibawa langsung oleh salah seorang jamaah, dari tanah air. Jamaah bernama Abdul Wahab Lasenggo sebagaimana diceritakan oleh Munif, memang sengaja membawa bendera merah putih, khusus untuk memeringati HUT Proklamasi RI.

“Saya sejak keberangkatan menuju Arab Saudi, bendera sudah saya masukkan di dalam tas. Ingin sekali berbagi kebahagiaan, atas pelaksanaan HUT kemerdekaan RI, walau kami sedang berada dalam melaksanakan ibadah haji,” kata Munif mengutip pernyatan Abdul Wahab.

Sebelum jamaah diberangkatkan menuju Makkah untuk melaksanakan ibadah umrah, terlebih dahulu dibekali kembali terkait bimbingan manasik umrah, dan hal-hal lainnya yang berkaitan tentangnya.

(abr/Palu Ekspres)

Komentar ditutup