Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Ternyata Banyak Warga Rusia yang Minat Kopi dan Pil Kelor dari Parimo

99

PALU EKSPRES, MOSCOW – Setelah berhasil go internasional di Spanyol beberapa waktu lalu, kini produk kelor dari Parigi Moutong kembali dipamerkan di Festival Indonesia (FI) yang dilaksanakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Hermitage Garden Moscow Russia.

Festival Indonesia dihelat 4 – 6 Agustus itu diikut sedikitnya 17 Pemerintah Daerah, salah satunya adalah Kabupaten Parigi Moutong serta 30 pengusaha individual yang bergerak di bidang garmen, kerajinan, peralatan olahraga, dan perkopian.

Kepala Bagian Humas Setda Kabupaten Parigi Moutong, Syamsu Nadjamuddin yang ikut dalam delegasi Kabupaten Parigi Moutong di acara itu mengatakan, KBRI Moscow menyediakan 41 stan untuk peserta pameran dari berbagai pemerintah Provinsi di Indonesia serta 26 saung kayu untuk 26 perusahaan.

Khusus Kabupaten Parigi Moutong yang ikut dibantu Dirjen Diplomasi dan Warisan Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebuayaan RI itu mengikuti beberapa kegiatan, di antaranya pameran komoditas unggulan dari bahan baku kelor, potensi pariwisata, pagelaran seni dan budaya serta forum bisnis dan investasi.

Hari pertama di Moscow, Kabupaten Parigi Moutong mengikuti Forum Bisnis dan Investasi di Hotel Intercontinental Moscow.

Peserta Indonesia yang ikut dalam pertemuan itu, di antaranya Gubernur DKI, Jawa Timur, Jawa Barat, Pemda Bengkulu dan Kalimantan Timur. Pemda Parigi Moutong diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda dr Agus S Hadi, pelaku usaha Rahmat Gobel, Ketua Kadin dan Pelaku Bisnis Russia.

Agenda utama dalam pertemuan itu adalah kerjasama strategis Indonesia Russia, dalam bidang perdagangan, promosi pariwisata dan potensi unggulan Indonesia.

Pemda Parigi Moutong mempromosikan Produk Kelor dalam bentuk teh kelor, Pil Kelor dan kuliner dari bahan kelor. Pameran itu mendapat apresiasi dari pelaku bisnis baik domestik maupun macanegara.

“Stand pameran Kabupaten Parigi Moutong dibanjiri pengunjung, kebanyakan dari mereka adalah warga Russia dan wisatawan. Yang paling mereka minati adalah produk kelor,” kata Syamsu melalui press release yang dikirim, Sabtu, 5 Agustus 2017.

Syamsu menambahkan, tantangan bagi Kabupaten Parigi Moutong kedepan adalah bagaimana Pemda bersama masyarakat menjadikan kelor sebagai potensi unggulan sehingga bisa masuk ke pasar internasional.

“Nah, alhamdulillah dari hasil pertemuan di Moscow itu, Kadin Pusat telah menyatakan kesediaannya untuk memasarkan produk kelor Parigi Moutong ke Manca Negara,”ungkapnya.

(Jeprin/Humas Pemda)

Komentar ditutup