Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Honor Pol PP Hanya Rp150 Ribu/Bulan

8

“Kita dituntut bekerja maksimal, sementara alokasi anggaran yang diberikan sangat minim. Mereka ada yang piket kerja lembur hingga pagi hari , belum lagi kalau ada tugas untuk penertiban yang harus selalu mendapat pejagaan,” Kasat Pol PP, Ridwan M Karim.

PALU,PE-Kepala Satuan Pol PP Kota, Ridwan M Karim meminta kepada pemkot agar menaikkan anggaran honor bagi honorer Pol PP.

Pembayaran honor bagi sekitar 400-an lebih pegawai kontrak yang bertugas sebagai anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Palu dirasakan masih sangat minim. Hanya Rp150 ribu per bulan. Sementara honorer pada instansi lain dijatah Rp600 ribu perbulan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Palu, Ridwan M Karim mengatakan, idealnya sesuai beban tugas, harusnya honor bulanan yang diterima pegawai kontrak Sat Pol PP  Rp600 ribu/bulan. Ini untuk menyamaratakan biaya honor yang diterima honorer pada instansi lain.

“Biaya hidup saat ini sangat jauh dari cukup jika mereka masih dibayar begitu,”kata Ridwan, Jumat 9 Oktober 2015.
Beban tugas dan tanggung jawab Pol PP jauh lebih besar dibanding unit kerja pada SKPD lain.

“Kita dituntut bekerja maksimal, sementara alokasi anggaran yang diberikan sangat minim. Mereka ada yang piket kerja lembur hingga pagi hari , belum lagi kalau ada tugas untuk penertiban yang harus selalu mendapat pejagaan,”ujarnya.

Ridwan berharap, masalah honor pegawai kontrak Pol PP ini mendapat perhatian dari semua pihak khususnya pengambil kebijakan anggaran. Saat ini kata Ridwan anggaran yang dialokasikan pada kantornya hanya berkisar Rp3 miliar lebih.

Jumlah itu sangat minim dan tak mencukupi untuk keperluan instansi pengawal penegakan perda itu. Anggaran itu saja tak cukup untuk belanja operasional dan dan gaji pegawai non kontrak serta biaya lainnya. Untuk memenuhi semua pembiayaan termasuk menambah besaran jumlah honor bulanan pegawai kontrak alangkah bijaknya kata Ridwan bila pemkot menambah lagi alokasi anggaran dari jumlah yang ada. Sedikitnya kata Ridwan sekitar Rp10 miliar per tahun.

“Saya pribadi akan mendorong anggaran itu ditambah, minimal untuk menambah jumlah honor pegawai kontrak kami menjadi Rp600 ribu perbulan,”katanya.

Meski demikian, dalam rangka penghematan anggaran, Ridwan berjanji akan menyaring jumlah honorer anggota Pol PP yang ada saat ini melalui evaluasi kinerja dan kedisiplinan masing-masing anggota. Dengan demikian katanya, permintaan menambah jumlah honor bulanan selaras  dengan beban tanggungjawab yang akan diberikan kepada masing-masing anggota. “Kalau terbukti tidak disiplin, malas masuk kerja, ya kita pecat,”tegas Ridwan. (mdi).

Komentar ditutup