Visi-Misi Gagal, Hidayat Salahkan Pejabat Eselon II – Palu Ekspres
Palu

Visi-Misi Gagal, Hidayat Salahkan Pejabat Eselon II

Walo Kota Palu, Hidayat

PALU EKSPRES, PALU – Walikota Palu Hidayat mengeluhkan kinerja pejabat Eselon II lingkup Pemkot Palu. Dia menilai, kinerja Eselon II lambat dan cendrung memunculkan kesan sengaja menghalang-halangi realisasi visi-misinya.

“Saya gelisah melihat pejabat kita ini. Tidak ada perubahan mindset. Lambat,” keluh Hidayat dalam rapat evaluasi satuan tugas (satgas) kebersihan, keindahan, ketertiban, keamanan dan kenyamanan (K5), Jumat 5 Mei 2017 di kantor walikota.

Hidayat bahkan berasumsi, ada pejabat Eselon II yang sudah mulai menerima bisikan politik. Kemudian sengaja memperlambat program organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipimpinnya.

Tujuannya kata Hidayat, bisa jadi agar dirinya dianggap tidak berhasil melaksanakn visi-misi.

“Saya berhak berasumsi begitu. Siapa tau memang ada kepala dinas yang ingin mencalonkan diri, lalu menghambat program kerja. Supaya saya tidak dua periode,”ujarnya.


Tidak mengapa kata Hidayat jika memang ada pejabat bermaksud demikian. Tetapi paling tidak, dalam periodenya ini pejabat bersangkutan menyelesaikan dulu tugas-tugas dalam rangka mewujudkan visi-misi yang ia emban.

“Silahkan kalau punya niat mencalonkan walikota. Tapi tuntaskan dulu tugas yang menjadi tanggungjawab dalam periode saya ini,”tuturnya.

Menurut Hidayat asumsinya tidak berlebihan. Pasalnya ada pejabat yang tidak menyelesaikan tugas, meski hanya tugas ‘seujung kuku’.Contohnya tugas untuk mengedarkan surat pemberitahuan ke seluruh pejabat-pejabat lurah terkait adanya peraturan daerah tentang pemberian nama jalan, bangunan dan taman.

“Ternyata surat itu belum ada yang sampai di kelurahan. Hanya untuk hal sekecil ini saja tidak selesai, padahal itu sudah saya perintahkan hampir tiga bulan silam,” bebernya.

Demikian halnya soal program anggaran tahun 2017. Hingga awal Mei ini belum ada satupun OPD yang memulai tender pekerjaan. Padahal, program itu sudah pembangunan sudah mendesak dan harus segera berjalan.

“Ini apa maksudnya. Masa hingga Mei ini belum ada tender yang dimulai. Ini memperlambat apa yang sudah disusun untuk memulai pembangunan,”jelasnya.

Begitu pula soal anggaran pembinaan pemuda ditingkat kelurahan. Dia mengaku baru mengetahui jika dana itu belum tersalur di masing-masing kelurahan. Setiap kelurahan menurutnya mendapat kucuran anggaran Rp30juta untuk melaksanakan event olah raga antar lingkungan dalam satu kelurahan.

“Bagaimana mau jalan kalau dananya belum ada. Saya minta para Lurah segera koordinasikan ini ke badan pengelolaan keuangan. Saya tidak tau kenapa mesti lambat begitu,”kesal Hidayat. Hidayat dalam kesempatan itu akhirnya mengutarakan dalam waktu dekat akan kembali merotasi pejabat di Eselon II ini. “Kalau tidak mau kerja ya sudah, gita ganti lagi,”pungkasnya.

(mdi/Palu Ekspres)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!