Usai Sidang di PN Parigi, Dua Tahanan Kasus Narkoba Kabur – Palu Ekspres
Daerah

Usai Sidang di PN Parigi, Dua Tahanan Kasus Narkoba Kabur

Humas Pengadilan Negeri (PN) Parigi, I Komang Ari Anggara Putra, SH

PALU EKSPRES, PARIGI – Dua orang tahanan bernama Shobirin dan Mohamad Taufik, usai menjalani sidang kasus narkoba, melarikan diri dari sel tahanan dengan cara menggergaji terali besi jendela toilet wanita dan menggunakan celana panjang sebagai alat untuk turun dari jendela dengan ketinggian diperkirakan kurang lebih dua meter di Pengadilan Negeri (PN) Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (17/10).

Humas Pengadilan Negeri (PN) Parigi, I Komang Ari Anggara Putra, SH, saat ditemui media ini, Rabu (18/10/2017), mengatakan, kedua tahanan ini, yakni Shobirin dan Mohamad Taufik sedang menjalani sidang kasus narkoba di PN Parigi. Usai menjalani sidang, keduanya kembali dimasukkan ke sel tahanan karena pertimbangan masih ada sidang lainnya.

“Karena petugas jaga hanya berjaga di depan pintu sel, sehingga tahanan ini memanfaatkan waktu untuk berpura- pura masuk wc untuk buang air dan kita tidak tahu apakah memang betul buang air atau tidak, saat itulah mereka manfaatkan untuk menjebol jendela dan menggunakan celana sebagai alat untuk manjat dan turun dinding selanjutnya melarikan diri, dan terdakwa pergi sudah tidak menggunakan celana, entah itu di luar ada yang jemput, itu kami tidak tahu,” ujarnya.

Lanjut dia,tahanan Mohamad Taufik ini masih dalam taraf pemeriksaan saksi, sementara Shobirin tinggal menunggu putusan dari hakim PN Parigi.

“Jadi begini pak kalau kita di PN ini, secara yuridis keduanya ini memang sudah tahanan hakim, karena sejak kapan dia ditahan dan berapa lamanya ditahan itu sudah tahanan hakim karena mereka ini sudah masuk pengadilan, cuma untuk pelaksanaan penetapan hakim itu adalah pihak kejaksaan, jadi sejak dia membawa dari rutan sampai ke kantor PN ini untuk bersidang termasuk juga menjaga di sel tahanan kami memang itu adalah tugas dari pihak jaksa, karena jaksalah yang bertugas untuk menghadirkan terdakwa di persidangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, dengan kaburnya dua tahanan tersebut, saat ini pihaknya sementara berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan dan Kepolisian untuk berusaha mencari.
Adapun implikasinya terhadap persidangan katanya, itu pasti akan ada karena pada saat sidang nanti harus dihadiri oleh terdakwa.

“Oleh karena yang satu ini pemeriksaanya masih di tingkat saksi, kalau nanti jaksa belum bisa menghadirkan juga mungkin implikasinya itu nanti nyatakan penuntutan tidak akan diterima, tetapi berkas tetap dilanjutkan, bukan berarti berkas itu selesai, nanti kalau ditemukan terdakwa yang lari itu baru diteruskan prosesnya, kalau yang menjelang putusan itu tetap bisa dilanjutkan prosesnya tanpa dihadiri terdakwa,” jelasnya panjang lebar.

Ia berharap dengan kaburnya tahanan ini, masyarakat bisa berperan serta dengan memberikan informasi terkait keberadaan kedua terdakwa ini. “Kita doakan agar supaya kedua terdakwa ini cepat ditemukan,” harapnya.

(mg4/Palu Ekspres)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!