Tak Ada Libur Ramadan untuk Madrasah – Palu Ekspres
Pendidikan

Tak Ada Libur Ramadan untuk Madrasah

Dr. Nasruddin L Midu

PALU EKSPRES, PALU – Seluruh Madrasah di Sulteng, mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) hingga Madrasah Aliyah (MA), akan tetap menjalankan aktivitasnya, Pada bulan Ramadan 1438 H/2017 M mendatang.

Hal ini berdasarkan Surat Edaran yang dikeluarkan Bidang Pendidikan Madrasah, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, sejak awal bulan Mei 2017 lalu.

Dalam surat edaran tersebut, dicantumkan bahwa libur menjelang bulan Ramadan, hanya berlangsung selama 2 hari, yakni pada 26-27 Mei 2017. Setelahnya, para siswa serta guru di madrasah, akan kembali masuk pada 29 Mei hingga 17 Juni 2017, dan libur Hari Raya Idul Fitri sejak 19 Juni hingga 15 Juli 2017.

Dalam surat edaran tersebut, juga dicantumkan bagi lembaga atau yayasan yang mengelola madrasah, dapat menyesuaikan jadwal tersebut, dengan mempertimbangkan hari efektif sekolah (HES) dan hari efektif belajar (HEB).

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulteng, Dr. Nasruddin L Midu menerangkan, meskipun dijadwalkan tetap masuk, namun aktivitas di madrasah selama bulan Ramadan, lebih ditekankan untuk diisi oleh aktivitas yang bernilai ibadah (amaliah ramadan), atau kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya.

“Jadi, masuk  bisa dalam bentuk pesantren kilat, safari ramadan, tadarrus Alquran, atau lainnya, tergantung tiap-tiap madrasah mengemasnya seperti apa bentuknya,” jelas Nasruddin.

Nasruddin menjelaskan, tidak diliburkannya madrasah pada beberapa pekan di bulan Ramadan, bertujuan agar pihak madrasah dapat lebih mengontrol, kegiatan-kegiatan para siswanya selama bulan Ramadan.

“Dengan adanya aktivitas di bulan Ramadan, para siswa kita jadi bisa lebih terkontrol, apa-apa saja kegiatan mereka selama Ramadan. Mungkin saja, ketika ada di rumah, mereka justru tidak memiliki kegiatan apa-apa, makanya kita aktifkan di madrasah,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Nasruddin, aktivitas  di bulan Ramadan, juga dapat semakin menegaskan identitas madrasah, sebagai sekolah yang memiliki kegiatan-kegiatan yang bernuansa keagamaan Islam.

(abr/Palu Ekspres)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top