Tak Ada Kompromi, Selama Ramadan Tempat Hiburan Malam Harus Tutup – Palu Ekspres
Agama

Tak Ada Kompromi, Selama Ramadan Tempat Hiburan Malam Harus Tutup

Kepala Kemenag Kota Palu, Ma’sum Rumi

PALU EKSPRES, PALU – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu, Ma’sum Rumi menegaskan, bahwa selama bulan Ramadan, aktivitas di tempat-tempat hiburan malam, khususnya di Kota Palu, harus berhenti total.

Hal ini disebutnya, sebagai bagian dari sikap menghargai umat Islam, yang akan melaksanakan ibadah di bulan Ramadan.

“Kalau saya sebagai Kepala Kantor Kemenag Kota Palu, urusan tempat hiburan malam itu, harga mati harus ditutup, tidak ada tawar menawar,” kata Ma’sum, daat diwawancarai, Kamis.

Olehnya, Ma’sum mendorong Pemerintah Kota Palu, sebagai pihak yang berwenang, untuk melakukan langkah-langkah terkait hal tersebut.

“Saya menyarankan kepada Pemerintah Kota, untuk melakukan antisipasi khusus, terkait tempat hiburan malam, agar semua umat Islam bisa khusyuk, dalam melaksanakan ibadah Ramadan,” ujarnya.

Terkait dengan aktifitas warung makan, Ma’sum memberikan pandangan, bahwa hal tersebut merupakan bagian dari urusan jual beli, yang menjadi hak setiap orang. Olehnya, ia meminta kepada para pemilik warung makan, yang tetap membuka warung di siang hari, agar dapat mengonsidikan warungnya, untuk tidak terlalu terbuka, hingga dapat dengan mudah dilihat oleh masyarakat, sebagai bentuk penghargaan terhadap orang yang berpuasa.

“Dilihat dari sisi adabnya, dalam hal menghargai, persoalan usaha jual beli ini kan hak setiap orang, saya hanya mengimbau, kalau tetap membuka warung, jangan secara transparan, atau terlalu terbuka. Paling tidak, di satu sisi, tidak semua umat Islam juga berpuasa, mungkin karena dia ibu-ibu, atau pekerja keras dan sebagainya, yang dibolehkan dia tidak berpuasa di bulan Ramadan,” jelasnya.

Ma’sum juga mengimbau, kepada masyarakat Kota Palu yang non-Muslim, untuk dapat bersama-sama menunjukkan sikap menghargai umat Muslim yang sedang berpuasa di bulan Ramadan.

“Bagi yang Muslim, mari kita jadikan bulan Ramadan sebagai momen kita, untuk memperbanyak ibadah. Dalam ajaran agama kita, segala amal perbuatan selama Ramadan, akan dilipatgandakan oleh Allah SWT, ketika selesai Ramadan Insya Allah kita akan menjadi insan-insan yang fitri,” ujarnya lagi.

(abr/Palu Ekspres)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!