Sulteng Expo 2018, Momentum Ambil Untung Bagi Industri Kecil – Palu Ekspres
Ekonomi

Sulteng Expo 2018, Momentum Ambil Untung Bagi Industri Kecil

BERI KETERANGAN - Ketua Panitia Sulteng Expo 2018 Sandra Tobondo dan Ketua Panitia CCM 2018, Syaifullah Djafar serta Sekretaris Panitia Hendrik Lianto, saat memberikan keterangan pers di ruang PPID Kantor Gubernur, Kamis 5 April 2018. foto HUMAS

PALU EKSPRES, PALU – Optimisme tampak terpancar di wajah Sandra Tobondo. Di ruangan yang terasa gerah dan tidak ada penyejuk ruangan itu, Sandra Tobondo yang dipercaya menjadi Ketua Sulteng Expo 2018, tak henti menebar senyum gembira.

Senyumnya terus mengembang menyiratkan semangat dan optimisme di setiap langkahnya. Ya, Sandra yang hari-harinya menjabat Kepala Badan Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (BPMP2ST) Sulteng, pantas bungah.

Ia kembali dipercaya Gubernur Sulteng Longki Djanggola bertanggungjawab penuh terhadap suksesnya Sulteng Expo 2018, karena edisi sebelumnya istri politisi Golkar Roby Siwi ini, sukses menggelar event serupa yang dipusatkan di Kompleks Halaman Masjid Agung Palu. Saat itu Sulteng Expo 2017, sukses menangguk untung senilai Rp12 miliar.

Transaksi terbesarnya dari sektor otomotif. Cerita sukses inilah yang ingin kembali diulangi oleh pemerintah dengan memercayakan kembali perempuan berambut pixie cut – ala Demi Moor di Film Ghost ini sebagai penanggungjawab inti.

”Kita harapkan nilai transaksinya di atas Rp12 miliar, artinya melebihi perolehan tahun lalu,” klaim Sandra yang tampak cantik dengan busana batik merah itu. Namun sebenarnya, kegembiraan Sandra bukan semata-mata meningkatnya partisipan dan melubernya pengunjung.

Sulteng Expo kata dia, menjadi momentum bagi para pelaku industri kecil untuk menangguk untung. Hajatan yang memeriahkan HUT Provinsi Sulteng tersebut, kata dia memang didesain dengan melibatkan pelaku industri kecil, agar mereka selain bisa menjual produknya juga menjadi ajang untuk menggalang kerjasama bisnis dengan relasi dalam waktu yang lama.

”Pemerintah konsennya memang kesana,” katanya ditemui sebelum sesi konferensi pers. Tahun ini, Sulteng Expo akan digelar di Sirkuit Panggona eks STQ, Jalan Soekarno Hatta. Pelaksanaan event tahunan kali sedikit melebar ke pinggir kota. Inilah, yang membuat Sandra merasa perlu menggelar konferensi pers, untuk mensosialisasikan pelaksanaan hajatan ini kepada publik luas.

”Tolong nanti teman-teman bisa disampaikan ke masyarakat agar datang ke Sulteng Expo karena pelaksanaannya agak di luar kota,” pinta mantan pejabat di Bappeda Sulteng ini. Panitia menyediakan seratus lebih stan pameran dan sudah ludes terjual. Partisipan pun datang dari berbagai kalangan.

Mulai dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, BUMN dan swasta, organisasi masyarakat serta lembaga vertikal dan OKP. Pihaknya bahkan terus membuka kesempatan kepada masyarakat luas, pelaku IKM yang tidak mengambil stand di dalam lokasi pameran bisa memanfaatkan space di sejumlah titik yang ternyata masih cukup besar.

Dikemas dalam nuansa pesta rakyat, di arena ini akan disiapkan beragam pertunjukan, mulai live music dengan menghadirkan artis ibu kota, Cita Citata, Boy Boomerang dan salah seorang dari personel Ada Band. Di sana akan digelar pula, peragaan busana kerja, zona kuliner, pemilihan putri pariwisata serta beragam pertunjukan lainnya.

Sulteng Expo yang berlangsung 13 – 17 April 2018, untuk menandai 54 tahun usia Provinsi Sulawesi Tengah, usia yang sangat matang dan masih terus menyamai provinsi maju di Indonesia Timur.

(kia/Palu Ekspres)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!