Soal Selentingan Ijazah Palsu, Tony Janji Beri Klarifikasi – Palu Ekspres
Palu

Soal Selentingan Ijazah Palsu, Tony Janji Beri Klarifikasi

 

PALU,PE – Kabar tak sedap berembus dari pasangan Mulhanan Tombolotutu – Tahmidi Lasahido.
Salah satu pasangan calon walikota ini dikabarkan terancam tak lolos sebagai salah satu pasangan calon walikota yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu, hari ini, Senin 24 Agustus 2015.
Sesuai tahapan, KPU akan mengumumkan dan menetapkan pasangan calon yang akan lolos dalam ajang pilwalkot Desember mendatang usai pleno hari ini. Kabarnya, pasangan Tony (sapaan Mulhanan Tombolotutu)-Tahmidi menjadi pasangan yang menjadi catatan khusus bagi KPU.

Pasalnya, itu terkait ijazah SMA Tony yang dikabarkan tak teregistrasi di salah satu sekolah di Jakarta. Tony, menyelesaikan pendidikan SMAnya di salah satu sekolah di Jakarta.Hasil verifikasi tim verifikasi KPU menemukan bahwa ijazah SMA Tony bermasalah. Nomor registrasi ijazah dalam ijazah yang dikantongi Tony tak terdaftar dalam registrasi di sekolah tersebut.

Ketua KPU Kota, Marwan P Angku yang dikonfirmasi akhir pekan tak mau berkomentar soal ini. Dia beralasan, tahapan penetapan pasangan calon masih dalam proses. “Kami belum pleno. Saya tidak akan berbicara sebelum pleno digelar. Kalau saya berbicara duluan, artinya saya mendahului pleno. Tunggu saja tanggal 24 (hari ini,red). Itu saat kami pleno dan pengumuman,“ tandasnya. Lagi pula kata Marwan, KPU dalam keterangannya berdasarkan hasil verifikasi syarat calon, hanya akan mengeluarkan tiga keterangan status pasangan calon. Yakni, Memenuhi Syarat (MS), Tidak Memenuhi Syarat (TMS) atau Memenuhi Syarat Sebagian (MSS). Namun, Marwan tidak menjelaskan lebih detail dampak bagi pasangan calon berdasarkan tiga keterangan status hasil verifikasi syarat calon.

‘‘Nanti kita lihat. Hasilnya berdasarkan hasil verifikasi. Kalau memang hanya satu pasangan, maka akan dibuka lagi pendaftaran pasangan selama tiga hari lagi,“ ujar Marwan.
Sementara itu, Tony yang dihubungi terpisah lewat ponselnya, Minggu 23 Agustus 2015 pun tak mau berkomentar soal isu itu. Politisi Golkar yang saat ini menjabat Wakil Walikota Palu itu mengatakan akan menyahuti semua kabar itu secara terbuka di hadapan para wartawan, hari ini, Senin 24 Agustus 2015, setelah pengumuman dan penetapan pasangan calon walikota oleh KPU.

Besok saya akan jumpa pers paska pengumuman KPU, soal ijazah sdh ada klarifikasi nanti besok lengkapnya agar semua publik paham masalah sesungguhnya,“ begitu bunyi SMS yang dikirim Tony ke Palu Ekspres.
Tony pun tak mau menyahuti soal kabar pencalonannya yang terancam tak lolos. Dengan tenang dia kembali menyahuti bahwa penetapan pasangan calon berdasarkan mekanisme yang diatur KPU.
‘‘Nanti kita lihat perkembangan sesuai mekanisme yg diatur oleh PKPU,“ sahutnya lagi dalam SMS yang dikirim.
Seperti diketahui, KPU menerima empat pasangan calon yang mendaftar sebagai kandidat calon walikota saat pendaftaran pada 26-28 Juli silam. Empat pasangan itu, Habsah Yanti-Thamrin Samauna, Hadianto Rasyid-Wiwik Jumatul Rofiah, kemudian Hidayat- Sigit ‘Pasha‘ Purnomo dan Mulhanan Tombolotutu-Tahmidi Lasahido. (mrs)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!