Sikap Antikorupsi harus Ditanamkan Sejak di Madrasah – Palu Ekspres
Pendidikan

Sikap Antikorupsi harus Ditanamkan Sejak di Madrasah

ANTIKORUPSI – Kakanwil Kemenag Sulteng, H. Abdullah Latopada (kanan), bersama para Kepala Kantor Kemenag Kabupaten dan Kota, saat menandatangani berita acara, Gerakan Antikorupsi di Madrasah, Sabtu 2 April 2017. IMAM/PE

PALU EKSPRES, PALU – Korupsi saat ini telah menjadi sesuatu yang luar biasa. Perilaku korupsi di negeri ini dinilai telah pada taraf yang semakin parah.

Olehnya, dibutuhkan berbagai langkah, untuk melakukan pencegahan perilaku korupsi, salah satunya melalui media pendidikan di madrasah.

Hal ini, disampaikan Kepala Kanwil (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, H. Abdullah Latopada, saat melaunching Gerakan Antikorupsi di Madrasah, di aula Kanwil Kemenag Sulteng baru-baru ini.

“Kita harus mengantisipasi perilaku korupsi, sejak di bangku madrasah. Anak-anak kita, sudah harus dijauhkan dari perilaku tersebut,” ujar Abdullah, di hadapan para Kepala Kantor Kemenag Kabupaten dan Kota, serta para Kepala Madrasah yang hadir.

Abdullah menekankan, kunci dari pencegahan tersebut, adalah dengan menanamkan kejujuran kepada para siswa madrasah, setiap hari. Hal ini, terdapat dalam pengetahuan tentang agama secara mendalam.

“Kita sudah harus memberikan penekanan, kepada anak-anak kita tentang perilaku jujur. Dan juga, kita berikan pemahaman kepada mereka, bahwa korupsi itu sama dengan mencuri. Di sinilah peran pengajaran agama, yang sejak dini ditanamkan pada generasi kita,” jelas Abdullah.

Ia menguraikan, ada dua hal yang harus diketahui, dan ditanamkan pada generasi di madrasah. Yakni mereka harus sadar betul, bahwa korupsi adalah Perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa. Serta mereka harus memahami, bahwa korupsi itu merugikan orang lain, diri sendiri dan Negara.
Abdullah melanjutkan, bahwa perilaku korupsi, tidak hanya berkaitan dengan masalah uang.

Tetapi, penggunaan waktu yang tidak sesuai, juga termasuk dalam perilaku korupsi. Olehnya, ia mengingatkan, kepada para guru dan Kepala Madrasah, untuk tidak sekali-kali melakukan korupsi waktu dan lain-lain.

“Korupsi itu tentang segala lini, bukan hanya soal uang, tapi juga waktu dan lain sebagainya,” pungkasnya.

(mg01/Palu Eksptres)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!