Sertijab Kepala Rutan Parigi, Pejabat Baru akan Hadapi Banyak Masalah – Palu Ekspres
Daerah

Sertijab Kepala Rutan Parigi, Pejabat Baru akan Hadapi Banyak Masalah

FOTO BERSAMA - Pejabat Rutan cabang Parigi yang baru dan pejabat lama foto bersama usai sertijab di Aula Rutan cabang Parigi, didampingi Wakil Bupati Parimo, Kejari Parimo, Waka Polres Parimo, dan Kakanwil Kemenkumham Provinsi Sulteng, Rabu(25/10/2017). FOTO : ASWADIN/PE.

PALU EKSPRES, PARIGI – Banyaknya warga binaan (warbin) yang masuk di Rumah Tahanan (Rutan) cabang Parigi di Desa Olaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, tidak sebanding dengan jumlah petugas Rutan yang ada. Bahkan fasilitas infastruktur tembok keliling rutan tersebut juga dianggap tidak ideal.

“Selama saya di sini, kurang lebih 1 tahun 2 bulan, saya melihat standar pola bangunannya, seperti pagar tembok keliling rutan ini seharusnya tingginya 6 meter, tapi milik Rutan Olaya hanya 4 meter,” ujar Kepala Rutan cabang Parigi di desa Olaya, Raden Budiman Priatma Kusuma, AMd, IP, SH, MH. usai sertijab dengan Kepala Rutan cabang Parigi yang baru, opiana, Rabu (25/10).

Menurutnya, memang dari segi infastruktur sangat kurang, apalagi personil yang ada tidak sebanding dengan jumlah warbin di rutan tersebut. Namun kata dia, dengan keterbatasan yang ada pihaknya coba memaksimalkan keadaan tersebut.

“Memang sangat berat, tapi yang harus dibenahi itu peningkatan kapasitasnya dulu, terus hal-hal yang lain, disini memang kebetulan kekurangan pegawai,” katanya.

Pembenahan bangunan tersebut kata Raden, ada hubungannya dengan tingkat keamanan para warbin, karena memang ada tiga hal yang harus diperhatikan, khusunya di Rutan ini yang harus diantisipasi adalah rawan orang, rawan jam dan tempat rawan.

“Jadi seperti tempat rawan itu, punya potensi untuk tahanan bisa lari, kemudian orang-orang yang rawan harus kita antisipasi, terus jam rawan adalah jam disaat orang sedang terlelap tidur dan jam saat orang lagi kosong, seperti sore hari dan subuh,” terangnya.

Ia menambahkan, kurang lebih 40 orang pegawai Pemda Parigi yang bermohon pindah ke rutan, karena kebetulan ada regulasi MoU antara Menpan RB, Mendagri, dan Kemenkuham untuk redistribusi pegawai dari Pemda ke instansi vertikal.

“Itu sedang dalam proses, kebetulan dari bupati juga sudah lolos, tinggal butuh dari kemenkumham,” ujarnya.

Sementara Kepala Rutan cabang Parigi yang baru, Sopiana, AMd, SH,MM mengatakan, akan melihat terlebih dahulu keseluruhan dari rutan tersebut, apa yang menjadi kekurangan mulai dari gedung hingga pagar tembok kelilinyanya.

“Kemarin saya pas tiba di Rutan ini, langsung keliling untuk melihat situasi, memang ada di pemikiriannya saya, minimal untuk menutup ruang-ruang yang kosong di samping-samping blok yang bertepatan dengan tembok,” katanya.

Namun sebelumnya, terlebih dahulu dirinya melihat anggaran yang ada di kantornya, jika memang masih mencukupi, Ia akan menambah kawat keliling pada tembok tersebut.
“Saya juga sudah mengkofirmasi ke Jakarta, semoga anggaran tahun depan bisa ditambah sehingga bisa menambah ketinggian tembok keliling tersebut.”jelasnya.

(mg4/Palu Ekspres)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!