Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Seratus Persen Madrasah di Sulteng Ikut UNBK

0

PALU EKSPRES, PALU – Seratus persen madrasah di Sulteng, mulai dari tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) maupun Madrasah Aliyah (MA), baik negeri maupun swasta siap mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2018. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, Dr. Nasruddin L. Midu, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 9 Januari 2018.

“Untuk sementara data yang kami laporkan ke pusat, untuk MA dengan segala keterbatasan sarana Insyaallah kita bisa seratus persen melaksanakan UNBK. Untuk tingkat MTs, kita juga melaporkan ke pusat seratus persen, dengan segala keterbatasan yang ada,” kata Nasruddin.

Jumlah ini lanjutnya, meningkat sangat pesat dibandingkan pelaksanaan UNBK pada tahun 2017 lalu.

“Tahun lalu madrasah kita sudah ada yang melaksanakan UNBK, tapi baru beberapa di Kota Palu, kemudian di Parimo sebagian, dan Banggai satu MAN,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, meskipun di beberapa madrasah khususnya madrasah swasta masih kekurangan fasilitas penunjang UNBK, namun hal tersebut disiasati dengan kerja sama antara pihak madrasah dengan Dinas Pendidikan, terkait peminjaman fasilitas di sekolah-sekolah yang menjadi penyelenggara UNBK, baik itu SMA maupun SMK.

Hal ini kata Nasruddin, tidak terlepas dari sosialisasi dan dorongan yang terus dilakukan Bidang Pendidikan Madrasah, baik kepada Seksi-seksi Pendidikan Islam dan Pendidikan Madrasah, maupun kepada para kepala madrasah di 13 Kabupaten dan Kota di Provinsi Sulteng, untuk tidak mudah patah semangat mengikuti UNBK hanya karena keterbatasan fasilitas.

Olehnya, ia sangat mengapresiasi, terutama bagi madrasah swasta yang meskipun memiliki keterbatasan tapi punya semangat untuk mengikuti UNBK tahun ini.

“Misalnya di Sigi yang tidak ada satupun satuan kerja madrasah yang negeri, tapi dengan berbagai cara kami memberikan motivasi kepada Kepala Kantor Kemenag, dan kepada Kasi Pendis untuk komunikasi dengan pihak Disdik atau sekolah, semua ‘welcome’ untuk merangkul madrasah yang sarana prasarananya terbatas. Karena selama kita punya kemauan, mengapa tidak,” tuturnya.

Nasruddin menyebutkan, kepastian seluruh madrasah di Sulteng yang mengikuti UNBK 2018, akan kembali ditegaskan, saat pelaksanaan simulasi UNBK tahap kedua dan ketiga nantinya.

“Yang pasti, kita sudah kirimkan semua password ke semua madrasah, kita tinggal persiapkan SK penyelenggara atau penggabungnya,” demikian Nasruddin.

(abr/Palu Ekspres)

Leave A Reply

Your email address will not be published.