Selokan Penuh Sampah di Masjid Agung, Ganggu Kekhusukan Jamaah Salat Ied – Palu Ekspres
Daerah

Selokan Penuh Sampah di Masjid Agung, Ganggu Kekhusukan Jamaah Salat Ied

KIA PENUH SAMPAH - Selokan yang membelah shaf jamaah tampak dipenuhi sampah. Foto kia/pe

PALU EKSPRES, PALU – Di tengah kemeriahan ribuan umat menyambut kemeriahan Idul Fitri, ada kesan yang kurang bagus di balik pelaksanaan Id, di Masjid Agung Palu, Ahad (25/6).

Selokan kotor, rumput liar dan pelepah pohon palem berserakan tak beraturan, menjadi pemandangan yang mengganggu kekhusukan warga melaksanakan ibadah salat.

Terpantau, selokan yang terdapat di tengah-tengah lapangan tampak dipenuhi aneka sampah. Mulai sampah plastik, botol air mineral dan kertas, tampak memenuhi sepanjang selokan yang membelah shaf jamaah.

Di selokan, aliran air yang diduga berasal dari limbah berwudhu menggenang tidak bisa mengalir, karena tersumbat aneka sampah.

Lalu, di bagian selatan tepatnya samping kiri pintu masuk utama, rumput
liar setinggi paha orang dewasa tumbuh subur, tanpa seorang pun petugas
yang berinisiatif membersihkan rumput rumput itu.

Terlihat, rumput rumput
liar bahkan mengganggu pandangan jamaah yang terpaksa mendongkak untuk melihat rekannya di depan.

Tak jauh dari situ, di sisi kiri sepanjang pintu masuk, bertebaran pelepah
pohon palem kering. Beberapa jamaah yang kebagian tempat itu, harus
meminggirkan pelepah kering dan mengaturnya sedemikian rupa untuk tempat salat.

Di arah barat tepatnya di sisi Jalan Bantilan, terdapat bangunan
semi permamen yang menyerupai gubuk tua, tampak tidak terurus. Di situ,
jamaah terlihat terpaksa duduk salat di antara barang bekas yang berserakan.

Lalu yang terlihat agak bersih, hanya di shaf depan dimana para pejabat dipastikan duduk. Tak hanya soal kebersihan, shaf jamaah juga
banyak putus karena tidak ada penanda shaf yang dibuat sebagai patokan
untuk memulai shaf salat.

Dua jamaah Ikram dan Muhamad Izfaldi, yang sempat mengeluhkan selokan
kotor.

”Saya juga perhatikan ini selokan koq kotor begini,” ungkap Ikram
yang dibenarkan jamaah lainnya Muhamad Izfaldi. Beberapa jamaah juga
terlihat menutup hidung saat melompati selokan kotor yang penuh dengan
sampah.

(kia/Palu Ekspres)

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!