Sekitar 10 Ribu Guru di Sulteng Butuh Perhatian Serius Pemerintah – Palu Ekspres
Pendidikan

Sekitar 10 Ribu Guru di Sulteng Butuh Perhatian Serius Pemerintah

PALU EKSPRES, PALU – Kesejahteraan guru masih jauh dari harapan. Namun perjuangan mereka tak pernah putus. Memang menjadi guru adalah panggilan jiwa. Sebab konsekwensinya cukup berat, termasuk harus rela menerima gaji apa adanya bagi para guru yang masih berstatus nonorer.

Di Sulteng kata Ketua PGRI Sulteng, ada sekira 10.000 guru yang masih berstatus honorer. Sebagian besar mereka bekerja hanya berharap pada dana Biaya Operasional Sekolah (BOS).

“Ya sekitar 10.000-anlah. Itu sudah termasuk dari SD hingga SMA. Mereka saat kita wawancara selalu mengeluhkan soal gaji yang rendah,” kata Ketua PGRI Sulteng, Nursalam saat dihubungi usal acara jalan santai dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional di Palu, Sabtu (25/11).

Di Sulteng, para guru honorer umumnya hanya digaji dalam kisaran Rp100-200 ribu perbulan. Itu pun diterima dalam tiga bulan sekali. Sedih memang fenomenanya. Tapi bagaimana pun juga, mereka butuh uang, dan mereka dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak bangsa.

“Jumlahnya bervariasi di setiap sekolah. Ada yang Rp100 ribu, 150 hingga 200 ribu per bulan. Dan ini diterima setiap tiga bulan,” kata Nursalam.

Untuk itu kata dia, perlu ada upaya serius dari pihak pemerintah yang bisa memberi kesejahteraan pada guru. Salah satu cara adalah dengan mengeluarkan regulasi yang mengatur tentang keberadaan guru honorer.

“Kalau di Sulteng, Kabupaten Morowal dan Buol alhamdulillah sudah menganggarkan dana untuk honor guru honorer dari APBD. Daerah lain belum kelihatan,” jelasnya.

Ia berharap para pemimpin daerah bisa mengikuti apa yang telah dilakukan oleh dua daerah tersebut. Atau mengikuti regulasi yang telah ditetapkan pemerintah di level provinsi tentang pungutan di sekolah.

“Di provinsi baru 2017 ini ada pergub yang mengatur soal pungutan di sekolah. Ini menjadi pungutan bagi pihak sekolah untuk menentukan besaran jumlah pungutan. Dan itu untuk membayar honor guru,” tambahnya.

(MS/Palu Ekspres)

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!