SDA Touna Harus Dikembangkan Jadi Produk Unggulan – Palu Ekspres
Daerah

SDA Touna Harus Dikembangkan Jadi Produk Unggulan

Wakil Bupati Touna, Kepala Disperindag Pemrov Sulteng, Kepala Disperindag Touna dan narasumber pada pembukaan Sosialisasi Penerapan Standarisasi Olahan Pangan. foto YAHYA LAHAMU/PE

 

PALU EKSPRES, AMPANA – Keberadaan sumber daya alam (SDA) dari berbagai sektor di Kabupaten Tojo Una-una (Touna) harus mendapat perhatian agar bisa dikembangkan menjadi produk unggulan daerah dalam menunjang dan mendukung visi-misi pemerintah dalam pembangunan daerah.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Touna, Admin AS. Lasimpala, S.IP saat membuka sosialisasi penerapan standarisasi olahan pangan yang dirangkaikan dengan sosialisasi manajemen pemasaran dan tujuan akses pasar ekspor, yang dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) di Marina Cottage, Sabtu (20/11).

Wabup mengajak kepada masyarakat dan pelaku industri kecil menengah serta para pelaku usaha perdagangan agar dapat berkreasi melalui produk yang inovatif dengan kualitas dan desain yang baik dan ramah lingkungan. Selain itu, memenuhi standarisasi produk yang ditetapkan yang akan meningkatkan daya saing produk daerah sehingga mempu bersaing dengan daerah lain dan dapat membuka peluang potensi daerah.

“Perlu kita ketahui bahwa sektor industri unggulan yang menjadi prioritas utama kabupaten Touna, di antaranya adalah industri olahan pangan dan kerajinan yang diharapkan bisa menjadi nilai tambah dan keuntungan bagi daerah kita,” kata Wabup.

Dia mengungkapkan, di Kabupaten Touna terdapat 1.929 sektor yang bergerak di industri kecil, menengah, yang terdiri industri pengolahan, industri kerajinan dan industri makanan dan minuman.

“Olehnya, fungsi standarisasi termasuk olahan pangan adalah untuk menjadi acuan bagi pelaku usaha memebentuk persaingan pasar yang transparan, karena melalui standarisasi akan dapat meningkatkan efesiensi pasar dan melancarkan perdagangan internasional serta dapat menjadikan solusi seiring dengan meningkatkan kepastian dan efesiensi transksi,” ujarnya.

Pembukaan sosialisasi penerapan standarisasi olahan pangan yang dirangkaikan dengan sosialisasi manajemen pemasaran dan tujuan akses pasar ekspor, dihadiri oleh Kepala Disperindag Pemprov Sulteng, Kepala Dinas Disperindag Touna, dan para pelaku industri kecil menengah serta para pelaku usaha perdagangan Kabupaten Touna.

(mg3/Palu Ekspres)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!