Sambut Idul Fitri dengan Tidak Berhura-hura – Palu Ekspres
Agama

Sambut Idul Fitri dengan Tidak Berhura-hura

Prof. Dr. H. Zainal Abidin

PALU EKSPRES, PALU – Dalam menyambut hari raya Idul Fitri 1439 H, umat Islam khususnya di Kota Palu diimbau untuk tidak melakukannya dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat hura-hura atau foya-foya. Hal ini ditekankan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, Prof. Dr. H. Zainal Abidin, saat ditemui di IAIN Palu, Senin 4 Juni 2018.

Menurutnya, kesan foya-foya atau berhura-hura dalam menyambut Idul Fitri bukanlah bagian dari ajaran agama Islam. Melainkan merupakan bagian dari kebuasaan suatu masyarakat yang berlaku di masing-masing daerah. Olehnya, ia mengingatkan kepada umat Islam untuk tidak menghabiskan uang untuk sesuatu yang tidak dibutuhkan.

“Kita mengimbau kepada masyarakat jangan terkesan Idul Fitri sama dengan foya-foya atau hura-hura, tidak perlu menghabiskan uang untuk sesuatu yang tidak dibutuhkan. Kalau dibutuhkan artinya itu sesuatu yang mendesak, sedangkan kalau yang diinginkan berarti bukan sesuatu yang tidak mendesak. Apalagi kalau ada petasan, saya kira itu bentuk foya-foya saja, dan tidak ada arti apa-apa yang bisa kita ambil dari petasan itu,” tutur Prof. Zainal.

Ia menganjurkan, kelebihan harta yang didapatkan umat Islam lebih baik disalurkan dalam bentuk sedekah kepada orang-orang fakir dan miskin, di samping membayar zakat fitrah dan zakat mal.

“Lebih baik uang itu kita gunakan untuk kebutuhan, dan kalau itu bagian dari kelebihan harta kita berikanlah kepada orang-orang fakir miskin. Sedekah di bulan Ramadan itu jauh lebih baik dibandingkan kita berfoya-foya, bahkan bisa melakukan sesuatu yang bertentangan dengan ajaran agama,” ujarnya.

Menurutnya, inti dari perayaan Idul Fitri adalah bentuk kesyukuran umat Islam atas segala nikmat dan karunia dari Allah SWR, khususnya setelah melaksanakan ibadah sebulan penuh di bulan Ramadan. Bentuk kesyukuran tersebut kata Pakar Pemikiran Islam Modern ini, ditunjukkan pada saat umat Islam datang berbondong-bondong ke lapangan atau Masjid untuk melaksanakan salat Idul Fitri.

“Itu dalam rangka membuktikan kepada Allah SWT, bahwa kita adalah orang-orang yang bersyukur,” imbuhnya.

(abr/Palu Ekspres)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!