Rumah Ibadah Harus Menyatukan Umat – Palu Ekspres
Palu

Rumah Ibadah Harus Menyatukan Umat

FOTO BERSAMA – Wali Kota Palu, Hidayat berfoto bersama para pengurus pembangunan Masjid Jabal Nur, di Kelurahan Pengawu. IST

PALU EKSPRES, PALU – Keberadaan sebuah rumah ibadah harus menjadi wadah menyatukan umat, bukan malah menjadi sarana yang menimbulkan perselisihan. Hal ini disampaikan Wali Kota Palu, Hidayat, saat meresmikan pembangunan Masjid Taman Surga Jabal Nur, di Kelurahan Pengawu, Minggu (29/10).

Hidayat berharap, keberadaan Masjid jangan sampai tercederai dengan perselisihan-perselisihan, baik antarpengurus, imam Masjid hingga pegawai syara, hanya karena hal-hal yang sepele.

“Harapan saya, masjid ini betul-betul dimanfaatkan dengan baik dalam membina umat. Jangan sampai terjadi konflik antara imam, pegawai syara atau panitia pembangunan. Jangan sampai kita capek-capek membangun, hanya karena beberapa persoalan, akhirnya terjadi perselisihan di dalamnya, lalu Masjid ditinggalkan,” kata Hidayat.

Ia juga mengapresiasi pembangunan Masjid oleh Lembaga Rumah Zakat (RZ) melalui Yayasan Masjid Nusantara tersebut, sebagai salah satu langkah dalam mendekatkan rumah ibadah kepada masyarakat.

“Pemkot Palu bersama masyarakat mengapresiasi pembangunan masjid ini, untuk mendekatkan rumah ibadah dengan rumah-rumah kita,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota turut berkesempatan meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Jabal Nur. Pada kesempatan tersebut, panitia pembangunan Masjid juga menggelar pengobatan gratis, bagi warga sekitar lokasi Masjid.

Direktur Program Rumah Zakat, Nur Yahya menyebutkan, Masjid Jabal Nur yang dibangun di Kelurahan Pengawu tersebut, merupakan bagian dari program pembangunan sejumlah 60 Masjid secara nasional, oleh Rumah Zakat bersama Masjid Nusantara.

“Di Sulteng ini yang ketiga, setelah di Kabupaten Parigi Moutong satu unit, dan di Kota Palu dua unit,” kata Nur.

Melalui pembangunan Masjid-masjid di seluruh wilayah Indonesia tersebut, Nur menjelaskan, pihaknya ingin mengampanyekan kepada masyarakat, untuk peduli kepada daerah-daerah yang keberadaan masjidnya masih susah secara akses. Ia juga mengungkapkan, usai pembangunan ini pihaknya akan menjalankan prgram untuk memakmurkan Masjid.

“Setelah masjid ini jadi, kita juga ada program untuk memakmurkan, agar memberikan kesadaran beragama menjadi lebih baik, misalnya dengan gerakan subuh berjamaah,” ujarnya lagi.

Yayasan Masjid Nusantara juga dikenal dengan program Masjid Mobile, yakni Masjid yang dapat menjadi fasilitas ibadah, bagi orang-orang yang berada di keramaian.

“Misalnya untuk pemuda-pemuda yang ingin beribadah ketika berada di keramaian, kita fasilitasi dengan mobile masjid. Misalnya juga kalau ada pertandingan sepak bola. Harapan kami, mereka tidak ketinggalan salat dengan adanya fasilitas ini,” pungkasnya.

(abr/Palu Ekspres)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!