Rerata Drop Out Sekolah di Sulteng pada Tingkat SMP – Palu Ekspres
Pendidikan

Rerata Drop Out Sekolah di Sulteng pada Tingkat SMP

PALU EKSPRES, PALU – Angka harapan lama sekolah di  Sulteng pada kisaran 12,92 tahun,  salah satu faktor penyebab  indeks pembangunan manusia (IPM)  2016 di daerah ini masih berstatus sedang. BPS Sulteng menyebutkan bahwa rata-rata lama sekolah  di daerah ini pada 2016 adalah 8,12 tahun.  Artinya, rata-rata tingkat pendidikan di daerah ini drop out sekolah menengah pertama (SMP).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sulteng Irwan Lahace ketika dimintai tanggapannya mengenai rendahnya angka  rata-rata lama sekolah di Sulteng, mengatakan, Dikbud Sulteng tetap menjadikan skala prioritas peningkatan IPM Sulteng, khususnya di sektor pendidikan dengan menekan angka putus sekolah.

Upaya lainnya, kata Irwan, adalah  melalui program Kembali ke Sekolah  1000 Anak Harapan Bangsa. Program ini  merupakan  gagasan Ketua Komisi IV DPRD Sulteng Zalzulmida Djanggola MH.Cn, dan dianggap  terobosan untuk  menekan angka putus sekolah di daerah ini.

“Program ini dicanangkan oleh Mendikbud beberapa waktu lalu,” kata Irwan melalui WatsApp, Selasa (16/5).

Sebelumnya, Kabid Nerwilis BPS Sulteng Sukadana Sufii mengatakan, capaian IPM Sulteng pada 2016 sebesar 67,47 poin. Pertumbuhan tahun 2016  lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya dengan angka pertumbuhan 1,07 persen. Dengan demikian status pembangunan manusia  Sulteng pada 2016 masih berstatus sedang.

Secara rinci disebutkan bahwa angka harapan hidup yang merupakan salah satu kompenen pembentuk IPM, tercatat pada angka 67,31 tahun. Selain itu, harapan lama sekolah adalah 12,92 tahun dengan rata-rata lama sekolah adalah 8,12 tahun. Adapun pengeluaran per kapita per tahun sebesar Rp9,034  ribu.

Dalam laporan BPS Sulteng tersebut, juga menyebutkan bahwa IPM Sulteng mencatat pertumbuhan rata-rata per tahun sebesar 1,10 persen selama  2010-2016.  Angka persisnya, 2011 sebesar 1,54 persen, 2012 sebesar 1,13 persen, 2013 sebesar 1,22 persen, 2014 sebesar 0,97 persen, 2015 sebesar 0,49 persen dan 2016 sebesar 1,07 persen.

Sementara itu, capaian IPM Sulteng di kawasan Sulampua pada 2016 menempati peringkat lima. Rinciannya, Sulawesi Utara di peringkat pertama dengan capaian IPM sebesar 71,05 disusul Sulawesi Selatan sebesar 69,76 kemudian Sulawesi Tenggara 69,31. Posisi ke empat ditempati oleh Maluku sebesar 67,70 kemudian Sulteng sebesar 67,47.

(fit/Palu Ekspres)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!