Rata-rata Nilai UN Memenuhi Target – Palu Ekspres
Pendidikan

Rata-rata Nilai UN Memenuhi Target

PALU EKSPRES, PALU – Hasil pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2018 pada jenjang Madrasah Aliyah (MA) di Sulteng, telah diumumkan secara serentak bersama pengumuman hasil UN jenjang SMA dan SMK, pada Kamis 3 Mei 2018.

Kepala Seksi Kurikulum dan Evaluasi, Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, Dr. Jamil M. Nur menyebutkan, hasil pencapaian nilai para siswa serta rata-rata nilai sekolah pada UN jenjang MA tahun ini, rata-rata sudah memenuhi target yang dicanangkan oleh Kemenag Sulteng.

“Rata-rata sudah memenuhi target, sebab target kita adalah berada di kisaran nilai 60 atau 6,0,” kata Jamil, saat dihubungi, Jumat 4 Mei 2018. Berdasarkan data rekapitulasi hasil UN jenjang MA se-Sulteng, dari Seksi Kurikulum dan Evaluasi, Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulteng, peringkat sepuluh besar didominasi oleh madrasah swasta.

Pada jurusan Agama, perolehan nilai UN tertinggi diraih oleh siswa dari MA Pondok Pesantren Alkhairaat Madinatul Ilmi Dolo, atas nama Andiman Muflih, dengan total nilai 309,00. MA Ponpes Alkhairaat Madinatul Ilmi juga menempatkan siswa lainnya pada peringkat 4.
Pada peringkat sepuluh besar jurusan Agama ini, didominasi oleh siswa dari MA Alkhairaat Pusat Palu yang meraih peringkat 2, 3, 5, 6, 7 dan 9. Sedangkan sisanya masing-masing satu siswa dari MAN 2 Kota Palu dan MA Alkhairaat Bunta.

Untuk jurusan Bahasa, peringkat sepuluh besar didominasi oleh siswa dari MA Pondok Pesantren Modern (PPM) Al-Istiqamah, dengan menempati peringkat 3, 4, 5, 6, 7, 9 dan 10. Selanjutnya, dua siswa dari MAN 1 Kota Palu berada pada peringkat 2 dan 8. Peringkat tertinggi pada jurusan ini diraih oleh siswa dari MAN 2 Kota Palu, atas nama Siti Julaika dengan total nilai 293,00.

Begitupun pada peringkat berdasarkan nilai rata-rata madrasah, pada jurusan IPA dan IPS, sejumlah madrasah swasta mendominasi sepuluh besar berdasarkan nilai rata-rata UN 2018.
Untuk jurusan IPA, nilai rata-rata tertinggi diperoleh MA PPM As’adiyah Tolai dengan nilai rata-rata 59,89. Berturut-turut disusul MA Nurul Ummah Lambelu (58,03), MA Alkhairaat Wosu (52,47), MAN 2 Parigi (50,91), MA Alkhairaat Pusat Palu (50,47), MA Al-Ikhlas Pamona Selatan (50,43), MA Asy-Syifa Totikum (48,07), MAN Banggai (47,91), MA DDI Midarul Ulum Kilongan (47,78), dan MAN Poso (44,66).

Sedangkan pada jurusan IPS, rata-rata nilai tertinggi diperoleh MA Al-Ikhlas Karya Mukti (56,26), berturut-turut disusul MA Alkhairaat Wosu (51,25), MA Al-Ikhlas Pamona Selatan (50,55), MA Alkhairaat Pebatae (50,22), MA DDI Midarul Ulum Kilongan (50,06), MA Alkhairaat Pusat Palu (48,25), MA Al-Qamariyah Popidolon (48,17), MA Darussalam Mendono (47,33), MA Daarul Naim (45,82), dan MA DDI Soni (45,09).

Hasil ini menurut Jamil, menunjukkan bahwa proses pembelajaran baik di madrasah negeri maupun swasta sama, sehingga hasilnya juga tidak menunjukkan perbedaan berarti. “Sedangkan pada madrasah yang berbasis boarding school atau pondok pesantren, bisa jadi jauh lebih bagus nilainya, karena waktu belajar mereka lebih banyak dibandingkan madrasah reguler,” tandas Jamil.

Pada UN jenjang MA tahun ini, tercatat diikuti oleh 153 MA negeri dan swasta di Sulteng, dengan jumlah total jumlah siswa sebanyak 5.808 orang. Tahun ini, seluruh madrasah di Sulteng telah melaksanakan UN Berbasis Komputer (UNBK).

(abr/Palu Ekspres)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!