Raih Dua Rekor MURI Sekaligus, Sulteng Lampaui Boyolali – Palu Ekspres
Uncategorized

Raih Dua Rekor MURI Sekaligus, Sulteng Lampaui Boyolali

REKOR MURI - Setdaprov Sulteng Derry B Djanggola didampingi Ketua DPR Sulteng Aminudin Ponulele menerima piagam Muri olahan masakan jagung dan coklat terbanyak, Minggu 16 April 2017 di kompleks masjid agung Palu. foto HAMDI ANWAR /PE

PALU EKSPRES, PALU – Pemprov Sulteng berhasil memboyong dua rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sekaligus, Minggu 16 April 2017. Rekor itu masing-masing jenis olahan masakan berbahan jagung dan coklat terbanyak.

Untuk jagung, sebanyak 307 jenis masakan tercatat dalam MURI. Rekor ini mengalahkan rekor sebelumnya yang dipecahkan kabupaten Boyolali Jawa Tengah dengan 301 jenis olahan jagung pada 30 Agustus 2016 silam.

Sedangkan untuk coklat, Sulteng berhasil memecahkan olahan coklat menjadi 326 jenis masakan. Proses penilaian rekor ini dilakukan perwakilan MURI di lokasi pelaksanaan Sulteng Expo 2017 di kompleks Masjid Agung Palu. Sulteng Expo merupakan rangkaian kegiatan semarak HUT Sulteng ke 53 tahun ini.

Target MURI untuk jenis masakan terbanyak diinisiasi bersama dinas perindustrian dan perdagangan, dinas tanaman pangan dan hortikultura serta asosiasi boga Indonesia termasuk dinas penanaman modal dan pelayanan perizinan terpadu satu pintu.

Piagam MURI untuk rekor baru itu diterima langsung Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi (Setdaprov) Sulteng H Derry B Djanggola dan Ketua DPR Sulteng H Aminudin Ponulele.

Derry dalam sambutan Gubernur Sulteng menyebutkan, Rekor tersebut memang pantas diberikan. Karena Sulteng menurutnya adalah salahsatu daerah penghasil jagung dan coklat terbesar di Indonesia.

“Rekor ini harus dijadikan dorongan agar kita lebih optimal lagi mengembangkan komoditi jagung dan coklat,”kata Derry. Pemberian rekor itu harapnya juga menjadi langkah awal dalam mewujudkan program gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo.

“Demikian halnya dengan jalan santai dalam rangka memeriahkan HUT Sulteng. Kami berharap ini langkah awal hidup sehat yang sejalan dengan GERMAS,”harap Derry.

Dia pun berharap progranm Germas di Sulteng nantinya mejadi salah satu unusur penompang indeks prestasi manusia (IPM) di Sulteng.

“Makanya ini perlu  kerjsama lintas sektor. Namun yang terpenting adalah germas harus mulai implemntasi dari lingkungan keluarga,”demikian Derry.

Sulteng expo tahun ini juga disemarakkan jalan santai dan penanganan Germas tingkat Sulteng.  Termasuk sosialalisasi rupiah emisi baru 2016 dan masa berlaku uang koin yang digelar Bank Indonesia Perwakilan Sulteng di lokasi Sulteng Expo.

(mdi/Palu Ekspres)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!