Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Program PPG di Parimo Diikuti 900 Guru

0

PALU EKSPRES, PARIGI– Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sulawesi Tengah melakukan verifikasi berkas diikuti kurang lebih 900 guru yang akan mengikuti program Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2018.

Kepala Bidang Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Sunarti, S.Pd, M.Pd kepada Palu Ekspres, Kamis (12/7/18) di Parigi mengatakan, melalui sistem data pokok kependidikan (Dapodik), ada ada kurang lebih 1000 guru masuk dalam daftar peserta PPG. Akan tetapi setelah dilakukan pemeriksaan sejumlah berkas berupa pendidikan strata satu (S1), program studi, dan lainnya ada yang tidak singkron dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Setelah dikroscek dari 1000 guru, tersisa 900 guru yang dinyatakan lolos, sesuai dengan hasil pemeriksaan oleh pihak LPMP,” ungkapnya.

Menurutnya, pengusulan guru yang mengikuti PPG melalui sistem dapodik, karena proses pengisian data tersebut dilakukan oleh guru yang bersangkutan bersama operator sekolah. Sehingga dengan sendirinya akan terproses melalui sistem yang telah terinput.

Dijelaskannya, PPG dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan jadwal yang dikeluarkan oleh LPMP hingga seluruh peserta dipastikan akan mengikuti program yang sudah dicanangkan oleh Kemendikbud tersebut.

“Semuanya akan mengikuti program PPG, tetapi dijadwalkan sesuai dengan jumlah peserta setiap Kecamatan,” jelasnya.

Lanjut dia, untuk tes PPG ini menggunakan sistem online karena soal yang akan diberikan itu berasal dari pusat dan hasilnya nanti langsung diberikan. Selanjutnya, apabila dalam tahap tes peserta dinyatakan tidak memenuhi nilai rata-rata, maka akan mengikuti tes kembali pada tahun berikutnya.

Ditambahkanya, untuk PPG langsung dilaksanakan oleh pihak LPMP dan melibatkan Dinas Pendidikan. Sehingga program tersebut tidak bisa diinterfensi oleh piahk mana pun karena PPG merupakan syarat sebagai penerima tunjangan sertifikasi guru.

(asw/palu ekspres).

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.