Program Gali Gasa Palu Bergulir ke Konferensi Nasional – Palu Ekspres
Palu

Program Gali Gasa Palu Bergulir ke Konferensi Nasional

DILIRIK PUSAT - Penyusunan materi integrasi Germas-3G digelar bersama Dinkes Palu dan Tim 3G,Rabu 6 September 2017. foto HAMDI ANWAR/pe

PALU EKSPRES, PALU -Gerakan gali gasa (3G) yang dicanangkan Walikota Palu mendapat perhatian Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Sebagai bentuk apresiasi atas inovasi itu, Kemenkes melalui Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat akan mengundang Walikota Palu Hidayat menjadi salahsatu dari empat narasumber dalam konferensi nasional promosi kesehatan ke 7, pada 12 sampai dengan 16 September 2017 di Jakarta.

Hidayat akan menjadi pembicara bersama Gubernur DKI Jakarta,Bupati Gresik dan Bupati Kulonprogo.Materi yang akan dibawa Walikota Palu dengan tema promosi kesehatan (promkes) dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Kofnas ini rencananya akan dihadiri 750 peserta.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, dr Royce Abraham menjelaskan, walikota juga dijadwal menjadi pembicara pada pelaksanaan sidang pleno 2 dengan topik meningkatkan peran pemerintah daerah dalam implementasi promkes, Rabu 13 September.

“Materi yang akan dibawakan pada sidang pleno ini terkait upaya mewujudkan Palu kota sehat berbudaya,”jelasnya. Pihak Kemnekes jelas Royce berpandangan bahwa, Kota Palu dengan progran 3G yang sedang dilaksanakan layak menjadi salahsatu Best practice sebagai konsep inovasi daerah dalam mewujudkan kebersihan lingkungan.

Implementasi 3G terangnya selaras dengan program kesehatan nasional yaitu gerakan masyarakat hidup sehata (Germas). Namun terkadang, program seperti demikian kerap terputus hanya sebatas pada acara seremonial saja.

Namun Inovasi program 3G di Kota Palu dalam hal ini akan menjadi penggerak terhadap program Germas.Yang digerakkan dengan pendekatan nilai-nilai kekeluargaan, gotong royong dan toleransi. Untuk kepentingan itu, kemudian dibentuklah satuan tugas kebersihan, keindahan, ketertiban, keamanan dan kenyamanan (K5).

“Kita beruntung punya Satgas K5 sebagai kebijakan lokal daerah yang menggerakkan partisipasi masyarakat terkait kebersihan itu,”jelasnya. Selain satgas K5, ada juga forum 3G yang lahir sebelum pencanangan Germas oleh Presiden RI.

“Lembaga-lembaga itu semua yang akan menggerakkan partisipasi masyarakat. Dengan begitu, program terkait upaya kesehatan bisa berkelanjutan dan menyentuh sampai lapisan bawah masyarakat,”ujarnya. Untuk kepentingan Kofnas itu, pihaknya lanjut Royce bersama tim forum 3G dibantu tim pendamping telah menyusun konsep dalam bentuk tayangan slide sebagai pelengkap data saat Walikota Palu menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut.

“Intinya kami di dinkes bersama forum galigasa ingin menyatukan persepsi terkait kebijakan program Germas terintegrasi galigasa,”pungkasnya.

(mdi/Palu Ekspres)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!