Polwan Ini Ingin Mengadopsi Bayi yang Dia Temukan, Namun Kendala di Agamanya – Palu Ekspres
Daerah

Polwan Ini Ingin Mengadopsi Bayi yang Dia Temukan, Namun Kendala di Agamanya

PALU EKSPRES, BINJAI – Seorang Polwan di Binjai Sumut gagal mengadopsi anak karena dirinya beragama minoritas.Padahal bayi tersebut Ia temukan dalam kardus yang sengaja dibuang oleh orang tuanya. Keinginan Polwan tersebut terbentur dengan peraturan pemerintah no 54 tahun 2007.

Foto Polwan ini tersabar di jagat maya dan menjadi perbincangan netizen.

Viralnya hal ini membuat Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) ikut bersuara. Ketua Bidang Pemenuhan Hak Anak LPAI Reza Indragiri Amriel mengatakan, keinginan dari polwan untuk berbuat baik itu harus dihargai.

“Tapi, sebagai warga negara yang baik, apalagi yang bersangkutan adalah abdi hukum harus juga taat pada undang-undang,” kata dia kepada JawaPos.com, Minggu (8/10).

Adapun kabar polwan yang belum diketahui namanya itu berencana mengadopsi anak tersiar dari akun facebook milik Johannes Surbakti Surbakti yang diunggah pada 5 Oktober lalu. Di dalam foto tersebut, Johannes mengunggah foto seorang polwan sedang menggendong bayi.

Tidak jelas dari identitas dari polwan tersebut. Di seragamnya diketahui dia menyandang tanda pangkat ajun inspektur dua (aipda). Sementara di bagian nama tertulis R. Ida N.

Dalam unggahan itu Johannes menuliskan, “Aturan di kota Binjai anak terbuang / terlantar hanya bisa diadopsi oleh warga yang beragama mayoritas. (peraturan pemerintah no 54 tahun 2007)

Karena alasan itu Kadis Sosial Binjai H T Syarifuddin seorang bayi yang diketemukan hampir mati kedinginan dalam kardus yang terbuang di parit tidak dibenarkan diadopsi oleh seorang polwan yang beragama Kristen. Anak itu kemudian diserahkan Ke panti asuhan di Medan”.

Prev1 of 2

Click to comment

BERITA POPULER

To Top