PLTU Mpanau Susun Amdal Penanganan Limbah – Palu Ekspres
Uncategorized

PLTU Mpanau Susun Amdal Penanganan Limbah

PALU EKSPRES, PALU – PT Palu Jaya Pusaka Power (PJPP) pengelolah PLTU Mpanau Palu akan segera menyusun analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) terhadap limbah hasil pembakaran batu bara, baik berupa abu beterbangan (fly ash) maupun yang tidak (bottom ash).

Komitmen itu menurut Asisten II Bidang Perekonomian Pemkot Palu, Imran M Lataha telah dibuat dalam sebuah draft rencana tindak lanjut (RTL). Salahsatu poin dalam RTL ungkap Imran adalah mengenai pola penanganan limbah fly ash dan bottom ash.

Menurutnya, draft resolusi RTL itu sudah pernah dibahas bersama dalam sejumlah pertemuan antara pemerintah provinsi, kota, managemen PT PJPP dan warga sekitar PLTU. “Makanya saat ini pihak PLTU sedang menyelesaikan Amdalnya,” jelas Imran, Senin (3/4).

Dalam draft itu, pihak PLTU akan menangani limbah fly ash dan bottom ash dengan sejumlah pola. Pertama memindahkan lokasi buangan hasil pembakaran agar menjauh dari pemukiman. Termasuk rencana menutup tumpukan abu menggunakan plastik khusus agar tidak beterbangan.

“Penanganannya itukan perlu melalui kajian lingkungan utamanya soal pemindahan debu. Lokasinya pemindahan itu sudah tersedia,”ujarnya.

Bersamaan dengan itu, Pemkot sebutnya juga telah mendapatkan hasil uji laboratorium atas dugaan pencemaran lingkungan dampak dari kegiatan PLTU. Uji lab itu diantaranya  kandungan radioaktif dalam fly ash, dampak kebisingan dan getaran. Termasuk efek panas yang timbul akibat pembakaran.

“Seperti radioaktif itukan hasilnya negatif,”kata Imran.

Solusi lainnya terhadap abu hasil pembakaran adalah menjadi bahan baku pembuatan semen. Imran menyebut, jika nanti perusahaan produksi semen dalam kawasan ekonomi khusus (KEK) Palu operasional, maka bottom ash PLTU bisa dialihkan kesana.

Kendati begitu tambah Imran, draf RTL masih akan dibahas bersama pihak terkait. Menurutnya draft itu juga perlu disosialisasikan pada warga sekitar PLTU.
“Kapasitas Pemkot dalam masalah ini hanya memediasi. Karena Pemkot hanya punya saham 5persen disitu,”pungkasnya.

(mdi/Palu Ekspres)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!