Pilkada Donggala, Cudi: Jika Diperintah Partai Saya Siap! – Palu Ekspres
Daerah

Pilkada Donggala, Cudi: Jika Diperintah Partai Saya Siap!

Rusdi Mastura

PALU, PE – Pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Donggala, tinggal setahun lagi. Bersamaan dengan itu, tensi politik di wilayah ini pun mulai naik.

Pengurus partai yang tadinya “tiarap” mulai sibuk dalam lobi informal. Dinamika politik pun makin meninggi tatkala dipicu oleh Walikota Palu, Rusdi Mastura yang tiba-tiba terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Golkar Donggala.

Terpilihnya Cudi itu sontak memantik perhatian politisi di daerah ini. Terpilihnya Cudi di luar kalkulasi politik mengingat, tokoh yang satu ini pernah menjabat Ketua Golkar  Kota Palu dua periode bahkan kini, menjadi pengurus Golkar Sulteng.

Melihat hal itu, sejumlah partai mulai pasang kuda-kuda. Politisi Gerindra yang juga Ketua DPRD Kabupaten Donggala, M. Yasin, menilai suhu politik yang mulai dinamis adalah hal yang wajar. Mengingat, pada 2018 merupakan tahun politik.

Semua konsentrasi partai mulai terkuras menghadapi momentum lima tahunan itu.
Menurut dia, sebagai parpol pemenang pemilu, partainya tidak mungkin tinggal diam dalam helatan tersebut.

“Sebagai partai pemenang Pemilu, Gerindra tidak mungkin hanya menjadi penonton aktif. Kami akan menjadi salah satu  pemain inti. Kami akan ikut ambil bagian dalam helatan ini,” ungkap Yasin di ruang kerjanya Senin (13/3).

Menurut politisi muda ini, partainya dipastikan akan menjagokan kader sendiri. Sebagai partai pemenang, pilihan untuk mencalonkan kader sendiri adalah hal yang logis.

“Tinggal dilihat apakah posisi nomor satu atau dua, itu tergantung dinamikanya seperti apa. Tapi sejauh ini kami tetap akan mencalonkan kader kami,” tegasnya.

Partai Gerindra dengan donasi empat kursi masih membutuhkan patner koalisi untuk memenuhi kuota yakni 6 kursi guna mengajukan satu pasangan calon. Menurut Yasin sejauh ini belum ada pembicaraan resmi ke bakal calon koalisi.

Namun penjajakan informal sedang berlangsung kepada sejumlah partai. Lebih jauh figur low profile ini menjelaskan, penentuan calon tetap harus sesuai aturan partai.

“Secara internal kita ada mekanismenya,” katanya menambahkan.

Sementara itu, Rusdi Mastura alias Cudi, terkesan masih malu-malu soal peluangnya menjadi kompetitor incumbent, Kasman Lassa yang diprediksi kuat bakal maju lagi. Berbicara di Kediaman Keluarga Dedi Irawan di Kelurahan Watusampu, Senin (13/3), Cudi mengaku tidak mau takabur soal peluang politiknya nanti.

“Kita tidak boleh takabur, kalau saya bilang tidak mau maju tapi kalau diperintah partai, ini juga tidak bisa dielakkan,” ungkap tokoh senior Golkar kepada seratusan warga.

Namun ia menekankan, bakal kandidat yang maju di Donggala adalah adik-adiknya. Jadi tidak usah ada perasaan rivalitas.

“Pak Kasman itu adek saya, Saya kira siapa pun yang maju nanti adalah saudara dan adik saya,” katanya.

Rusdi Mastura yang didaulat memberikan sambutan singkat, sebenarnya tidak ingin menyentil  politik di forum itu. Namun respons itu “terpaksa” harus dikemukakannya setelah pembawa acara mendaulat dirinya memberikan sambutan sembari tak lupa menyebut dirinya sebagai kandidat Bupati Donggala. Itupun Cudi tak sampai semenit mengomentari politik Donggala di forum keluarga itu.

(kia/Palu Ekspres)  

Click to comment
To Top