Pihak Sekolah Akan Minta Pemeriksaan Rutin dari BPOM dan Dinkes – Palu Ekspres
Palu

Pihak Sekolah Akan Minta Pemeriksaan Rutin dari BPOM dan Dinkes

PALU EKSPRES, PALU – Untuk mencegah terulangnya kasus keracunan makanan yang menimpa ratusan muridnya, pihak Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Al-Fahmi ke depannya mengaku akan mengupayakan agar Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) atau Dinas Kesehatan, untuk melakukan pemeriksaan secara rutin terkait penyediaan makanan tambahan di sekolah tersebut.

Selama ini, kata Kepala SD IT Al-Fahmi, Rahmawati Otoluwa, pihak BPOM telah beberapa kali melakukan pemeriksaan di sekolahnya.

“Ada pemeriksaan dari BPOM, tetapi tidak rutin. Nanti kita akan mau rutinkan, mungkin setiap 3 bulan sekali atau bahkan sebulan sekali, supaya bisa lebih bagus lagi,” kata Rahmawati, melalui sambungan telepon, Selasa 5 Desember 2017.

Rahmawati mengungkapkan, kasus yang terjadi pada Senin kemarin, merupakan yang pertama kali terjadi di sekolah yang menggunakan sistem full day school tersebut, sejak penerapannya setiap hari pada tahun 2005 lalu. Ia juga menegaskan, tidak ada perbedaan penerapan mekanisme pemberian makanan, pada hari terjadinya kasus tersebut.

“Mekanismenya, ini kan full day school, jadi anak-anak setiap hari diberikan makan siang di sekolah, yang dikelola oleh katerig sekolah di dapur sekolah, yang kemudian diantar ke kelas masing-masing serta diawasi oleh masing-masing wali kelas. Tidak ada perbedaan mekanisme, makanya kita heran tiap hari kita buat begini sejak tahun 2005, ini kasus pertama,” urainya.

Olehnya, ia sangat berharap agar ke depannya pihak BPOM Palu dan Dinkes Kota Palu, dapat menyanggupi melakukan pemeriksaan rutin terhadap proses pemberian makanan tambahan di sekolahnya.

“Harapannya, mudah-mudahan tidak terjadi lagi kasus seperti ini, anak-anak bisa lebih sehat dan terjaga makanannya. Kemudian ada setiap bulan atau 3 bulan diperiksa oleh BPOM atau Dinas Kesehatan,” tandasnya.

(abr/Palu Ekspres)

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!