Pesan Wabup di Lokasabha PHDI Parimo – Hacked by TryDee
Daerah

Pesan Wabup di Lokasabha PHDI Parimo

Wakil Bupati Parimo H. Badrun Nggai saat membuka acara Lokasabha PHDI Parimo Minggu (23/4). Foto : bersama wabub, Ketua komisi V DPR RI, Ketua DPRD, Ketua PHDI Parimo serta Ketua Panitia. Foto Aswadin/PE

PALU EKSPRES, PARIMO -Wakil Bupati (Wabup) Parigi Moutong (Parimo) H. Badrun Nggai, SE membuka acara Lokasabha bersama Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) dan Perhimpunan Pemuda Hindu Dharma Indonesia (Peradah) Kabupaten Parimo.

Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Wakil Ketua Komisi V DPR RI H. Muhidn Said, ketua DPRD Parimo, Forkominda, pimpinan OPD, Para Ida pranda, Camat di tiga Kecamatan, yakni Sausu, Balinggi, Torue serta seluruh tokoh agama dan masyarakat bertempat di Auditorium SMP/SMA Saraswati baru-baru ini.

Dalam sambutannya, Wabup Badrun mengatakan pelaksanaan Lokasabha yang merupakan pengambilan keputusan tertinggi dalam organisasi PHDI, agar  dalam pemilihan pengurus benar-benar dipertimbangkan. Mengingat, suatu organisasi akan berjalan dengan baik apabila pengurusnya dapat bekerjasama dalam mengelola organisasi tersebut.

Untuk memberikan rasa percaya diri kepada pengurus, katanya, perlu diberikan tata cara pengelolaan organisasi yang baik dalam melaksanakan kepengerusan, di antaranya transparansi dalam melaksanakan proses pengambilan keputusan.

Kemudian akuntabilitas, yakni adanya kejelasan tugas pokok dan fungsi pertanggungjawaban serta adanya keadilan dan kesetaraan memenuhi hak-hak semua pihak berdasarkan peraturan yang berlaku.

“Jika semua hal tersebut sudah dapat dilaksanakan, saya yakin dan percaya sebuah organisasi akan berjalan dengan baik dan efesien, kemudian bagi ketua yang sudah menjabat dua kali, apabila diperkenankan untuk maju kembali silakan saja, tetapi kalau tidak diperkenankan jangan memaksa karena keputusan berada ditangan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana I Made Ana mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini dilakukan lima tahun sekali sekaligus pembentukan pengurus baru. Setelah itu, pembentukan panitia yang terdiri dari tujuh orang untuk membangun komitmen melakukan penjaring aspirasi bagi umat Hindu di Parimo.

“Kepanitian dimaksud untuk menyerap apa-apa yang dikeluhkan oleh umat menjadi pertimbangan dalam pembahasan nanti,” jelasnya.

Ia berharap, bagi pengurus baru nanti harus memiliki komitmen untuk merangkul semua baik anggota dewan, pejabat Kabupaten, Provinsi yang tujuannya agar bekerja dengan baik demi kelancaran umat Hindu di Kabupaten Parimo.

Ia menjelaskan, dalam pemilihan nantinya yang memiliki hak suara ada sebanyak kurang lebih 483 orang yang akan diatur dalam mekanismenya. Sementar untuk persyaratan yang akan menjadi calon ketua PHDI akan dibahas dalam tata tertib sesuai hasil kesepakatan forum.

(mg4/Palu Ekspres)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!