Penggerbekan Sekretariat Pemuda Dayak Berlangsung Dramatis, Terdengar Suara Ledakan – Palu Ekspres
Daerah

Penggerbekan Sekretariat Pemuda Dayak Berlangsung Dramatis, Terdengar Suara Ledakan

PALU EKSPRES, PALANGKA RAYA – Puluhan polisi bersenjata lengkap, Senin (21/8) petang tiba-tiba datang langsung menggerebek Kantor Sekretariat Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Kalteng, Jalan Diponegoro Palangka Raya.

Sejumlah anggota mengenakan seragam Densus 88 Antiteror Mabes Polri dalam tim tersebut.

Selain menangkap empat tersangka dan mengamankan saksi lainnya, polisi juga melakukan penggeledahan di sekretariat yang juga merupakan rumah milik orang tua Ketua Umum Gerdayak Yansen Binti itu.

Penggerebekan disebut-sebut ada kaitannya dengan dugaan aksi teror pembakaran SD itu berjalan dramatis. Warga sekitar mendengar suara mirip letupan senjata atau tembakan peringatan. Pantauan Kalteng Pos di lokasi penggerebekan, terlihat dari sisa penggerebekan hingga tadi malam.

Rumah kayu itu memiliki tiga ruangan utama; ruang utama bagian depan ditinggali AG, bagian samping belakang yang dihuni J dan anaknya R. Terakhir, bagian belakang kamar T.

Setiap sudut tidak luput dari penggeledahan. Kamar R terlihat berantakan. Ranjang kasur pun sedikit menyerong dengan baju berserakan di atasnya. Lemari tepat di depan pintu masuk setengah terbuka dengan pakaian acak-acakan.

Begitu pula dengan kamar T di belakang bangunan dihuni R. Kasur di atas ranjang besi terangkat, dengan baju dan celana berjajar di bagian pinggir ranjang. Lemari kecil di samping ranjang juga terlihat berserakan. Sebagian lacinya sudah terpisah dari lubang sarangnya, hingga sebagian karpet alas lantai tampak sedikit sobek.

Beberapa ruangan lain di bagian samping kiri terlihat kosong dan tidak terawat dengan banyak debu dan kayu bekas kursi dan meja rusak di tumpuk begitu saja. Bagitu juga dengan kamar bagian depan yang memiliki kondisi hampir sama.

Sayangnya ketika hendak menengok bagian tempat tinggal AG di bagian depan bangunan, semuanya sudah dibersihkan dan dirapikan.

“Dua ruangan ini memang seperti itu, tidak ada kami apa-apakan, tetapi yang bagian depan ini sudah dibersihkan dan dirapikan,” tutur J mengantarkan Kalteng Pos berkeliling markas Gerdayak setelah penggerebekan.

Informasi dihimpun Kalteng Pos di lokasi kejadian itu, penggerebekan berawal ketika delapan tukang bangunan di rumah orang tua Ketua Gerdayak Yansen Binti itu, diperiksa petugas. Polisi langsung menggeledah dan menangkap beberapa orang di dalam rumah tersebut.

“Pertama mereka masuk ke kamar AG dan menuju dua kamar lainnya,” kata J.

Menurut pria yang tidak ikut diamankan itu, ada sebelas yang dibawa dari kantor tersebut. Mereka adalah DY, DD, AG, D dan E. Sedangkan 8 lainnya hanya tukang bangunan dan tidak tinggal di kantor tersebut.

Selain membawa sebelas orang, lanjut dia, sejumlah barang bukti ikut dibawa di antaranya peralatan dapur, dokumen, jeriken 5 liter berisi minyak tanah, botol air mineral 1,5 liter berisi minyak tanah, tiga unit sepeda motor dan baju Gerdayak.

“Katanya salah satu dari mereka terlibat dalam kasus pembakaran sekolah yang terjadi beberapa waktu lalu, berdasarkan pengakuan salah satu pelaku yang telah diamankan,” ungkap pria berpawakan kurus itu.

Memastikan penggerebekan Densus 88 Antiteror dan kaitannya dengan dugaan aksi terror pembakaran SD, Kalteng Pos langsung menghubungi Kapolda Kalteng Brigjen Pol Anang Revandoko. Jenderal bintang satu itu meminta awak media bersabar dan menunggu pihaknya bekerja. “Besok (hari ini, Red) saja ya, ke Polda (jumpa pers, red),” ucapnya singkat.

(awa/nue/ram)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!