Pengecer Elpiji Bisa Dijerat UU Konsumen – Palu Ekspres
Ekonomi

Pengecer Elpiji Bisa Dijerat UU Konsumen

Bastian Wibowo

PALU EKSPRES, PALU – Salahsatu penyebab seringnya kelangkaan tabung elpiji 3kg di Kota Palu terjadi lantaran banyaknya pengecer. Para pengecer dengan beragam strategi mampu mendapat stok tabung ditingkat pangkalan lalu menjualnya diatas ketentuan harga eceran tertinggi.

Sayangnya, pihak pertamina mengaku sulit mengawasi pergerakan pengecer. Apalagi, pengawasan distribusi pertamina memang hanya sampai ditingkat pangkalan. Sales Eksekutif Elpiji Pertamina Sulteng, Bastian Wibowo menjelaskan, berdasarkan pengawasan ditingkat pangkalan, pihaknya tidak pernah menemukan indikasi penjualan elpiji 3kg ke pengecer.

Yang ada hanya penjualan ke rumah tangga dan pelaku UKM. “Data penjualan yang kami cek ke pangkalan sudah betul hanya ke rumah tangga atau pelaku UKM. ?Namun yang sulit dideteksi ketika ada pengecer yang memanfaatkan orang untuk membeli di pangkalan,”jelas Bastian.

Sementara untuk penindakan, pertamina menurutny tak punya wewenang ke pengecer. Harusnya kata dia hal itu dilakukan penegak hukum bersama pemda.

Menurutnya, penegak hukum bisa menjerat pengecer dengan undang-undang perlindungan konsumen. Karena pengecer yang menjual elpiji subsidi pada prinsipnya sudah merugikan konsumen dalam hal ini warga miskin.

“Pemerintah sebenarnya juga bisa menindaki pengecer nakal karena tidak punya izin penjualan,”urainya. Untuk itu Bastian berharap persoalan elpiji juga bisa menjadi perhatian pemerintah dan penegak hukum. Khususnya pada permasalahan ditingkat pengecer.
“Sebenarnya masyarakat bisa saja menjadi pengecer, asal tidak menjualnya diatas HET. Saya kira disini benang merahnya,”urai Bastian. Bastian mengaku, distribusi elpiji di Kota Palu secara umum tidak mempunyai kendala berarti, selain kelambatan yang disebabkan rusaknya infrastruktur jalan.

Setiap hari pertamina mendistribusikan elpiji sebanyak 11ribu tabung ke Kota Palu. Tabung itu didistribusi ke 7 agen. Selanjutnya dari agen tabung itu didistribusi ke 971 pangkalan yang tersebar di Kota Palu. Dia menambahkan, pekan depan pertamina akan menggelar operasi pasar tabung elpiji 3kg. Dalam operasi pasar ini, pihaknya akan mendistribusi 100 tabung ke 46 kelurahan. “Kami akan uji coba, dalam operasi pasar ini kami hanya melayani masyarakat pemegang kartu miskin data TNP2K,”pungkasnya.

(mdi/Palu Ekspres)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top