Penerimaan Siswa Baru SMAN 1 Parigi Disesuaikan Jumlah Kelas – Palu Ekspres
Pendidikan

Penerimaan Siswa Baru SMAN 1 Parigi Disesuaikan Jumlah Kelas

PALU EKSPRES, PARIMO – Jumlah siswa baru yang akan diterima di SMAN 1 Parigi disesuaikan dengan sembilan ruang kelas, yang tersedia.

Hal itu diungkapkan Kepala SMAN 1 Parigi, Drs. H. Riyadin kepada Palu Ekspres di ruang kerjanya belum lama.
Riyadin mengatakan, untuk pendaftaran siswa baru di sekolah yang dipimpinnya itu akan berlangsung hingga 15 Juni mendatang, sejak dibuka pada 5 Juni lalu.

Bahkan, hingga saat ini jumlah siswa baru yang telah mendaftarkan diri sudah mencapai 255 orang.
Setelah itu, pihaknya akan membuka kembali pendaftaran siswa baru untuk gelombang ke dua pada 20 Juni, sekaligus dilakukan tahapan seleksi.

Dalam tahapan seleksi itu kata dia, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap nilai raportnya selama ditingkat SMP.
Hal itu, bertujuan untuk mengetahui sikap para siswa baru yang menjadi penentu lulus tidaknya dalam tahapan seleksi tersebut.

“Sikap para siswa baru itu penting. Sehingga, kami memberlakukan seleksi tersebut melalui pemeriksaan raport para siswa baru selama ditingkat SMP,” katanya.

Lanjut Riyadin mengatakan, untuk jumlah siswa baru yang akan diterima disesuaikan dengan kapasitas ruang kelas, yang tersedia mencapai sembilan kelas.

Setiap ruang kelasnya kata dia, hanya diperuntukan bagi siswa 36 orang sebagai warga belajar.

Pasalnya, untuk menempatkan warga belajar dalam satu ruang kelas diatas jumlah 36 orang tersebut akan berdampak terhadap proses belajar mengajar.

Dengan jumlah yang tidak memadai itu, konsentrasi siswa saat menerima pelajaran tidak akan baik. Ditambah lagi, tersedianya fasilitas meja dan kursi belajar siswa disetiap ruang kelas yang hanya mampu menampung 36 orang saja.

Menurutnya, jumlah 36 orang siswa untuk setiap per ruang kelasnya sudah paling standar.

Bahkan, jika ruangan kelas yang tersedia di SMAN 1 Parigi dapat memenuhi jumlah siswa baru diatas dari yang telah ditargetkan pihaknya, tentu tidak ada batasan.

“Pada intinya, kami hanya ingin memaksimalkan proses belajar mengajar dalam kelas. Jika jumlah siswa melebihi dari daya tampung ruang kelas dengan fasilitas meja dan kursi belajar yang terbatas pula, saya yakin proses belajar mengajar tidak akan maksimal. Jumlah 36 orang tersebut sudah sesuai standar,” terangnya.

(Mg4/Palu Ekspres)

 

Click to comment

BERITA POPULER

To Top