Pendidikan yang Mencerahkan – Palu Ekspres
Opini

Pendidikan yang Mencerahkan

Oleh: Tasrif Siara, Praktisi Komunikasi Massa

ADA cerita lama namun menarik dan perlu dibagi. Kisah ini datang dari Prof. Rhenald Kasali, PhD, dosen Fakultas Ekonomi dan Program Magister Manajemen Universitas Indonesia. Cerita itu didapat dari portal mm.fe.ui.ac.id, diberi judul: encouragement.

Ketika study di Amerika Serikat, Prof. Rhenald pernah mengajukan protes pada guru sebuah sekolah tempat anaknya belajar. Masalahnya, karangan bahasa Inggris yang ditulis anaknya oleh gurunya diberi nilai ” E” atau Excellence, artinya sempurna, hebat dan bagus sekali.

Padahal saat anaknya menunjukkan hasil karangan itu, ayahnya, Prof Rhenal sangat cemas, karena menurutnya, kemampuan verbal anaknya dalam mengarang bahasa Inggris sangat terbatas. Tulisannya buruk dan logikanya sangat sederhana. Begitu pandangan sang ayah. Sebelum karangan itu disetor ke ibu guru, sang ayah meminta kembali kepada anaknya agar memperbaiki kembali tulisan itu. Rupanya sang anak tak memperbaikinya dan langsung setor ke ibu guru.

Ternyata, hasil tulisan itu oleh ibu guru dinilai Exellence. Nilai itulah yang tak diterima oleh Pak Renald, karena menurutnya sangat buruk. Renald mengajukan protes ke ibu guru, karena menurutnya guru telah salah menilai. Pertimbangan Prof. Renald, jika nilai sejelek itu diberi pujian, maka anak itu cepat merasa puas. Sewaktu mengajukan protes, ibu guru itu bertanya: bapak dari mana ? Dari Indonesia jawab Pak Rhenald. Ibu guru itu tersenyum.

Ibu guru itu menjelaskan ke Pak Rhenald kalau ia beberapa kali bertemu ayah dan ibu dari Indonesia yang anaknya menjadi anak dididiknya. Ibu guru itu bilang ke Pak Rhenald, “di negeri anda guru sangat sulit memberi nilai, filosofi kami mendidik di sini bukan untuk menghukum, melainkan merangsang anak didik agar maju.”

Prev1 of 2

Click to comment

BERITA POPULER

To Top