Penarikan Mobil Camry, Mantan Bupati Tolitoli Merasa Dibohongi – Laman 2 – Palu Ekspres
Daerah

Penarikan Mobil Camry, Mantan Bupati Tolitoli Merasa Dibohongi

Mantan Bupati Tolitoli Ma’ruf Bantilan (bertopi) bersama Gubernur Sulteng Longki Djanggola. IST

Ma’ruf Bantilan meyakini saran yang disampaikan oleh Plt. Kasat Pol PP yang juga Asisten I Pemda Tolitoli tersebut karena mengetahui jika mobil Toyota jenis Camry itu sudah dilunasi pembayarannya melalui aparat Dinas Keuangan dan Aset Pemda Tolitoli, Wiwi Adriani SE senilai Rp137,558 juta. Proses pembayarannya kata Ma’ruf, berlangsung sebanyak dua kali. Yakni, pada tahap pertama dibayarkan senilai Rp50 juta yang diterima Wiwi Adriani pada 23 Mei 2016. Pembayaran selanjutnya melalui setoran Bank BNI pada rekening 0082049224 atasnama KPKNL untuk pelunasan lelang dengan nomor urut 3. “Penyetoran itu saya sendiri lakukan di Bank BNI,” ujar mantan Cawagub Sulteng itu.

Bahkan menurut Ma’ruf, mobil yang diklaim oleh Pemda Tolitoli itu masih bagian aset daerah, telah melalui proses lelang di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Palu pada 31 Mei 2016. Hal itu ditandai dengan dokumen rincian pemenang lelang yang memuat nama pembeli atasnama Moh. Ma’ruf Bantilan, yang ditandatangani oleh Asisten Pejabat Lelang Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang Palu, Linda.

Dalam dokumen rincian lelang tersebut tertera kewajiban nilai rupiah yang telah dilunasi oleh Ma’ruf Bantilan sebesar Rp140.760.00, termasuk bea lelang pembeli sebesar 2 persen.
“Karena uang pembelian kendaraan sudah dibayar lunas maka kendaraan tersebut dipakai saja, nanti kalau ada BPK memeriksa, barulah kendaraan tersebut diminta diperiksa, sesudah itu dikembalikan lagi ke Bapak (Maruf Bantilan) sambil menunggu pelelangan kendaraan tahun 2019 yang akan datang,” ujar Maruf mengutip pernyataan Dr. Adjmain Laterey.

Sayangnya kata Ma’ruf, pemeriksa dari BPK RI belum ada hingga saat ini, namun mobil Camry tersebut tak kunjung juga dikembalikan oleh Pemda Tolitoli. “Inilah yang saya maksud jika saya dibohongi dari rentetan cara-cara yang dilakukan oleh Pemda untuk mengambil mobil Camry itu,” sesalnya.

Mantan Bendahara Aset Pemda Tolitoli Wiwi Adriani SE dikonfirmasi media ini melalui melalui telepon genggamnya, Senin (5/3/2018), terdengar nada aktif namun tidak direspon. Berkali-kali wartawan media ini mencoba menghubunginya, namun tetap tidak direspon.

Sementara itu, Asisten I Pemda Tolitoli Dr. Adjamain Laterey yang juga Plt. Kasatpol PP Tolitoli saat dikonfirmasi menjelaskan, penarikan mobil Camry tersebut sudah berlangsung beberapa hari sebelum ramai diberitakan oleh media lokal. “Jadi itu (mobil Camry) sudah dikembalikan ke Bagian Aset Pemda sebelum diberitakan media,” ungkapnya.

Ia menilai dalam permasalahan mobil dinas jenis Toyota Camry yang selama ini dalam penguasaan mantan Bupati Tolitoli itu, sebenarnya tidak ada pihak yang patut dipersalahkan antara Pemda Tolitoli dalam hal ini pihak Aset dan Keuangan dengan Ma’ruf Bantilan.

Ia menegaskan, seluruh aset kendaraan roda empat dan roda dua yang saat ini masih dalam penguasaan pihak ketiga, akan ditarik oleh pihak Pemda Tolitoli untuk kepentingan penataan aset daerah. “Jadi saya kira bukan hanya hanya mobnas yang ada di tangan Pak Ma’ruf yang diminta oleh pihak Pemda, tapi seluruh kendaraan yang masih dalam penguasaan pihak ketiga dan terdaftar sebagai aset daerah, akan ditertibkan,” ujarnya.

2 of 3

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!