Penarikan Mobil Camry, Mantan Bupati Tolitoli Merasa Dibohongi – Palu Ekspres
Daerah

Penarikan Mobil Camry, Mantan Bupati Tolitoli Merasa Dibohongi

Mantan Bupati Tolitoli Ma’ruf Bantilan (bertopi) bersama Gubernur Sulteng Longki Djanggola. IST

PALU EKSPRES, PALU – Mantan Bupati Tolitoli Ma’ruf Bantilan merasa dibohongi oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Tolitoli sekaitan dengan penarikan mobil dinas jenis Toyota Camry, yang selama ini dalam penguasaannya.

Mobil dinas yang telah didum melalui proses pemenang lelang pada 31 Mei 2016 silam tersebut, ditarik oleh dua staf Satpol PP Kabupaten Tolitoli di kediaman mantan Bupati Tolitoli dua periode itu pada 28 Februari 2018, karena alasan untuk pemeriksaan BPK RI.

Dua orang staf Satpol PP melakukan penarikan dengan mengantongi surat Bupati Tolitoli perihal penarikan kendaraan dinas roda empat yang ditandatangani oleh Bupati Tolitoli Moh. Saleh Bantilan SH, MH. Surat bernomor 034/0506/ Aset-BKD/2018 tanggal 22 Februari 2018 tersebut, memuat penjelasan alasan penarikan aset Pemda Tolitoli itu untuk pemeriksaan laporan keuangan pemerintah (LKPD) Tahun 2017 oleh BPK RI.

“Jadi langsung saya serahkan tapi ternyata pejabat BPK yang akan memeriksa belum ada (hingga saat ini). Jadi kenyataannya saya dibohongi staf Satpol PP yang telah menarik kendaraan tersebut dan saya sudah tidak ada lagi memakai kendaraan dimaksud sejak tanggal 28 Februari 2018,” kata Ma’ruf Bantilan melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (6/3).

Ma’ruf membeberkan jika Plt. Kasat Pol PP Dr. Adjmain Laterey dua hari sebelum penarikan mobnas tersebut, menyarankan kepada dirinya agar penyerahan mobil Camry itu sebagaimana permintaan dari Bagian Aset Pemda Tolitoli, ditunda dulu pelaksanaannya karena pemeriksa dari BPK RI belum tiba di Kabupaten Tolitoli.

Prev1 of 3

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!