Pemkot Libatkan Perbankan Dampingi IKM – Palu Ekspres
Ekonomi

Pemkot Libatkan Perbankan Dampingi IKM

EVALUASI - Wali Kota Palu Hidayat didampingi Asisten II Imran, dalam rapat evaluasi program kelurahan inovasi unggul, Selasa 3 April 2018 di ruang bantaya kantor Wali Kota Palu. FOTO HAMDI ANWAR/PE

PALU EKSPRES, PALU – Wali Kota Palu Hidayat menyatakan pihaknya tetap berkomitmen mengembangkan ekonomi mikro di Kota Palu melalui kelurahan inovasi unggul dan mandiri berbasis iptek bagi kemandirian ekonomi bangsa.

Menurut dia, pengembangan ekonomi mikro sejalan dengan kondisi dimana Kota Palu tak bisa mengandalkan sumber daya alam sebagai penggerak ekonomi makro.

Untuk hal itu, kini Pemkot telah membentuk sedikitnya 22 kelompok industri kecil menengah (IKM) pada 19 kelurahan di Kota Palu. 22 IKM mengembangkan 11 tematik industri rumahan. Mulai dari pakan ternak hingga industri batik.

Dalam roda map atau peta jalan yang telah dirancang, tahun 2017 direncenakan penguatan IKM dari sisi sumber daya manusia (SDM) kelompok. Tahun 2018 dengan penguatan IKM melalui pembelian mesin produksi. 2019 sebagai penguatan pada sisi kualitas dan manajemen pemasaran hasil produksi.

“Harapannya 2018 kita sudah penguatan IKM.Karena ada kendala teknis terkait pembelian mesin, maka tahun 2017 dan 2018 kita masih mendorong pada penguatan SDM,”jelas Hidayat dalam rapat evaluasi program kelurahan inovasi unggul, Selasa 3 April 2018 di ruang Bantaya Kantor Wali Kota Palu.

Selanjutnya dalam road map, tahun 2019 memasuki penguatan IKM untuk kualitas dan desian kemasan. Tahun 2020 pengembangan jumlah IKM dan 2021 merupakan pengembangan volume hasil industri.

“Harapannya pada tahun 2020 itu IKM ini sudah mandiri dan dipercaya Bank untuk ambil kredit tanpa intervensi pemerintah. Karena untuk 2017 ke 2019 itu alat dan bahan bakunya masih kita tanggung,”jelasnya.

Tahun ini pula penguatan SDM kelompok IKM ini akan dilakukan dengan pendampingan manajemen pembukuan dari pihak Perbankan.
Pihaknya akan mendorong dalam setiap IKM mendapat pendampingan pembukuan dari seorang pegawai perbankan.

“Ini artinya apa, agar selama dalam proses penguatan IKM itu pihak Bank bisa melihat langsung kesungguhan pelaku IKM dalam usahanya. Hingga kemudian perbankan percaya untuk menari pinjaman kredit,”terangnya.

Selain diarahkan untuk pendampingan IKM, perbankan menurutnya juga akan dilibatkan dalam pencanangan program integrasi Germas, PKK, BNNK, 3G, Satgas keluarga sehat bebas narkoba setiap Sabtu akhir pekan.

“Kita akan buka panggung untuk perbankan menyosialisasikan pentingnya menabung. Kalau perlu saat pencanangan Bank sudah bisa melayani pembukaan rekening bagi masyarakat,”jelasnya lagi.

Karena hemat Hidayat, kesadaran masyarakat untuk menabung memang masih rendah. Jikapun ada, itu kaya dia hanya bagi kalangan masyarakat tingkat ekonomi tinggi.

“Kita harap Bank turun bersama dalam satu kegiatan integrasi Germas,PKK. Kalau bisa Bank Masuk juga terintegrasi. Kita beri panggung perbankan untuk imbau masyarakat menabung,”demikian Hidayat.

Rapat evaluasi kelurahan inovasi unggul dihadiri pejabat Otoritas Jasa Keuangan Sulteng dan seluruh perwakilan Perbankan di Kota Palu.

(mdi/Palu Ekspres)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!