Pemda Parimo Nikahkan 100 Pasang Warga di Tiga Kecamatan – Palu Ekspres
Daerah

Pemda Parimo Nikahkan 100 Pasang Warga di Tiga Kecamatan

Para pasangan nikah masala tengah mendengarkan sambutan para pejabat di acara Sidang Isbat Nikah Terpadu oleh pengadilan agama, kementerian agama dan pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (7/11) di Kantor Kepala Urusan Agama (KUA) Kecamatan Torue. Foto Ahdal/ Humas Kemenag Parimo

PALU EKSPRES, PARIGI – Perasaan haru dan bahagia dirasakan oleh warga dari tiga kecamatan di Parigi Moutong. Mereka yang berasala dari Kecamatan Sausu, Balinggi dan Torue mengikuti Sidang Isbat Nikah Terpadu oleh pengadilan agama, kementerian agama dan pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (7/11) di Kantor Kepala Urusan Agama (KUA) Kecamatan Torue.

Mengawali sambutan pada acara tersebut, Kepala Pengadilan Agama Muawiqah SH MH mengatakan ucapan terima kasih kepada pemda Parigi Moutong yang telah membantu pendanaan hingga bisa terlakasananya kegiatan tersebut.

Sidang isbat nikah tahun ini diikuti 100 pasang pengantin dari beragam usia, masing-masing 38 pasang dari Kecamatan, 31 pasang dari Kecamatan Balinggi dan 31 pasang lagi dari Kecamatan Sausu

Bupati yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs H Samin Latandu saat membuka kegiatan ini mengatakan, Pemda Parimo sengaja menganggarkan program Itsbat Nikah Terpadu ini untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang kurang mampu dalam memperoleh hak atas akta perkawinan, buku nikah dan akta kelahiran dengan cara sederhana cepat dengan biaya ringan.

“Program ini juga bertujuan mengetahui data yang valid pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Parigi Moutong Drs Muslimin M. Si mengatakan bahwa menurut ketentuan UU Perkawinan No 1 tahun 1974 pasal 2 ayat 1 dan 2, perkawinan atau nikah dikatakan sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan dicatat oleh pegawai pencatat nikah.

“Pernikahan yang sah menurut agama tapi tidak dicatat di KUA maka tidak akan mendapatkan perlindungan hukum secara administratif oleh negara. Makanya pemerintah berupaya memberikan kemudahan kepada masyarakat dengan menggelar Sidang Itsbat Nikah terpadu ini,” kata dia.

Untuk diketahui, kegiatan Sidang Istbat Terpadu ini digelar dengan menggunakan dana APBD yang melekat pada DIPA perubahan Bagian Kesramas Setda Tahun 2017.

Setelah di Torue, kagiatan serupa juga akan dilaksanakan di Kecamatan Tinombo dengan melibatkan 52 pasang pengantin.

(Ahdal/ Humas Kemenag Parimo)

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!