Pemda Kupang Minta Valentine Day Ditunda Tanggal 16 Februari? – Palu Ekspres
Daerah

Pemda Kupang Minta Valentine Day Ditunda Tanggal 16 Februari?

Surat Edaran Pemda Kota Kupang soal Valentine Day dan Pilkada Serentak 2017 yang beredar di media sosial

KUPANG, PE – Biasanya perayaan Valentine Day di beberapa daerah dilarang. Ada kelompok masyarakat yang memboikot, atau pihak pemerintah daerahnya melalui instansi terkait.

Pelarangan biasanya melalui surat resmi ke lapisan bawah tingkat pemerintah. Dan karena ini imbauan, biasanya tersebar melalui sosial media.

BACA: Kadisdik Kota Bogor Keluarkan Larangan Valentine Day

Palu Ekspres online mendapat kiriman foto surat melalui pesan WhatrApp, yakni foto surat edaran Pemerintah Kota Kupang.

Dalam surat itu, pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggaran Timur, meminta perayaan Valentine Day agar ditunda hingga 16 Fenruari.

Pertimbangan surat bernomor BKBP.300.270/003/2017 ini karena di Kota Kupang akan digelar pemilihan langsung Wali Kota Kupang periode 2017-2022, pada 14 Februari besok.

Berikut isi surat pemerintah Kota Kupang yang beredar di media sosial:

Kepada para Cama dan Lurah se Kota Kupang

Sehubungan dengan ajang demokrasi pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah Kota Kupang tanggal 15 Fenruari 2017, maka dalam rangka menciptakan suasana demokrasi yang kondusif, jujur adil dan aman, berama ini disampaikan kepada seluruh Camat dan Lurah agar dapat mengimbau masyarakat di wilayah masing-masing untuk dapat memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

1. Perayaan Valentine Day (hari kasih sayang) tanggal 14 Februari 2017, agar dapat ditunda pelaksanaannya sampai tanggal 16 Februari 2017.

2. Bersama aparat keamanan, tokoh masyarakatdan tokoh agama dapat melakukan langkah-langkah pengamanan lingkungan masing-masing

3. Memastikan masyarakat di lingkungannya menggunakan hak demokrasinya secara baik dan benar sesuai peraturan yang berlaku.

Demikian untuk dapat dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab.

Kupang 7 Februari 2017

An. PLT Walikota Kupang
Sekretaris Daerah

Bernadius Benu, SH., M.Hum.

(MS/Palu Ekspres)

Click to comment
To Top