Pasutri Diringkus Saat Kirim Sabu ke Buol – Palu Ekspres
Palu

Pasutri Diringkus Saat Kirim Sabu ke Buol

Kepala BNN Kota Palu, AKBP Sumantri Sudirman, saat merilis penangkapan pasutri yang akan mengirim sabu-sabu ke Kabupaten Buol. Foto imam/pe

PALU EKSPRES, PALU – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palu menangkap dua orang pasangan suami istri (pasutri), yang hendak mengirimkan narkotika jenis sabu-sabu ke Kabupaten Buol.

Kedua pasutri tersebut, masing-masing Amiruddin alias Unding dan Nurdiana alias Diana, ditangkap di salah satu kantor rental mobil di jalan Onta Kota Palu, ketika hendak mengirimkan sabu-sabu tersebut, pada 25 Januari 2018 lalu.

Kepala BNN Kota Palu, AKBP Sumantri Sudirman menuturkan, penangkapan dilakukan setelah petugas pemberantasan BNN Kota Palu mendapatkan informasi dari masyarakat terkait kedua pelaku, pada 25 Januari 2018 pagi hari.

“Setelahnya, kita mengikuti terus mereka sampai jam 5 sore, dan ditangkap di tempat rental mobil, saat akan mengirim sabu-sabu ini ke Buol,” ujar Sumantri, saat merilis kasus ini, di Kantor BNN Kota Palu, Kamis 8 Februari 2018.

Dari kedua pelaku, BNN mendapati barang bukti berupa 7 paket sabu-sabu yang hendak dikirim, dalam sebuah kardus.

Di dalam kardus tersebut, paket sabu-sabu disembunyikan menggunakan beberapa lembar kain dan pecahan keramik.

Selain itu, tim dari BNN juga mendapati 6 paket sabu lainnya, di dalam dompet tersangka. Total 13 paket sabu-sabu tersebut bernilai sekitar Rp20,8 juta.

Kedua pelaku mengaku pengiriman sabu ke Buol tersebut, merupakan yang kedua kalinya dilakukan. “Tapi mereka ini sudah sepuluh tahun menjadi pengguna. Dari hasil pemeriksaan, istrinya yang lebih dominan dalam transaksi,” kata Sumantri.

Usai ditangkap, BNN kemudian melakukan pemeriksaan di kediaman para pelaku, di jalan Sam Ratulangi. Selain 13 paket sabu-sabu, turut disita sebagai barang bukti adalah sebuah timbangan kristal, kaca pireks, korek gas, gunting, kartu ATM, buku tabungan, dua paket plastik pembungkus sabu, serta empat buah telepon seluler.

Sumantri menyebutkan, kedua tersangka akan disangkakan pasal 114 ayat 2, pasal 112 ayat 2, pasal 127 ayat 1 (a) Jo pasal 132 UU Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 25 tahun penjara.

“Kita juga sudah lakukan koordinasi ke Kabupaten Buol, terkait penerima paket yang akan dikirim ini,” tandas Sumantri.

(abr/Palu Ekspres) 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!