Pantasan Suka Sakit, Ternya di dalam Perut Pria Ini ada Benda… – Palu Ekspres
Daerah

Pantasan Suka Sakit, Ternya di dalam Perut Pria Ini ada Benda…

BERSARANG DI PERUT: Hasil rontgen menunjukkan sejumlah benda tajam berada di dalam perut Hendro. Foto RSUD Situbondo for Radar Banyuwangi

PALU EKSPRES, SITUBONDO – Penyakit aneh diderita Hendro Jatmiko, 30, warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo. Sebab, ditemukan sejumlah benda-benda tajam di dalam perutnya. Hal itu membuatnya mengalami kesakitan di bagian perut.

Ibu Hendro, Khadijah, mengungkapkan, Hendro mengaku sakit perut sejak tiga hari lalu. Tidak hanya sakit perut, ketika hendak buang air besar, dia merasakan sakit yang luar biasa. Akhirnya, dia dibawa ke salah seorang dokter praktik di Wringin Anom, Situbondo. ’’Obat dari dokter sudah diminum tiga hari, tapi sakit perut tidak sembuh. Akhirnya, kami memutuskan membawa dia ke rumah sakit umum,” jelasnya.

Khadijah mengaku kaget melihat hasil rontgen dan endoskopi yang dilakukan pihak rumah sakit. Sebab, gambar rontgen menunjukkan sejumlah benda tajam yang berada di dalam perut. ”Saya kaget sekaligus sedih. Kok bisa ada benda-benda tajam itu di dalam perutnya? Pihak rumah sakit juga tidak bisa menangani hal tersebut,” pungkasnya.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdoer Rahem Tony Wahyudi mengungkapkan, temuan endoskopi dan rontgen menunjukkan ada beberapa benda tajam yang berbahaya. Gambaran hasil rontgen terlihat seperti paku, pisau, garpu, dan sendok. ”Hal itu sangat berbahaya. Sebab, jika dibiarkan secara terus-menerus, hal itu dapat melukai usus dan mengganggu pencernaan,” terangnya.

Tony menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan bagaimana cara benda tajam tersebut masuk. Namun, diduga kuat pasien mengalami depresi. ”Berdasar hasil wawancara dokter di unit gawat darurat, pasien didiagnosis depresi. Kemungkinan dia memasukkan benda itu melalui mulut,” paparnya.

Tony menyatakan, pihak rumah sakit langsung merujuk pasien ke RSUD dr Syaiful Anwar, Malang. Sebab, mereka tidak dapat menangani temuan seperti itu. ’’Kami tidak mampu mengatasi persoalan ini. Harus segera dilakukan operasi untuk mengangkat benda-benda tersebut,” ucapnya.

(ily/c17/end)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top