Menjaga Sulteng, Menyelamatkan Indonesia – Palu Ekspres
Opini

Menjaga Sulteng, Menyelamatkan Indonesia

Oleh : Muhd Nur Sangadji

Besok,  kita akan memperingati lagi hari lahirnya provinsi Sulawesi Tengah yang ke 54. Usia yang menanjak ke angka 4 meninggalkan umur setengah abadnya.

Dibanding dengan banyaknya provinsi lain yang telah lebih dahulu ada, Sulawesi Tengah masih tergolong muda. Namun, banyak juga provinsi yang baru lahir, membuat kita menjadi sudah cukup tua.

Bilanglah yang terdekat di kawasan Sulawesi, Gorontalo dan Sulawesi Barat. Mungkin, kita tidak perlulah membandingkan mereka melalui angka capaiannya. Sebab, masing-masing pasti memiliki peluang dan hambatan yang berbeda.

Hal, terpenting adalah menengok diri kita sendiri. Apakah kita sedang tumbuh berubah menjadi tua dalam usia.

Ataukah berubah menjadi dewasa.
Dalam tulisan tedahulu saya telah membedakan dua teminologi ini. Bahwa tumbuh menjadi tua adalah hal alamiah yang terjadi dari satu objek yang lahir atau dilahirkan.

Tanpa diapa-apakan pun, satu objek tesebut akan tumbuh menjadi tua dan berakhir dengan kesudahannya.

Sedangkan tumbuh menjadi dewasa adalah perubahan yang berkualitas karena didahului dengan perlakuan yang tertencana dan sistimatis.

Mungkin ada baiknya, analogi ini kita pakai untuk merenung disaat kita memperingati ulang tahun Provinsi kita kali ini.

Apakah kita sedang tumbuh menjadi dewasa ataukah kita sekedar tumbuh menjadi tua. Boleh secara oratoris, dilihat pada rencana yang sistimatis dan konsistensi dalam menjalankannya.

Karena bersifat oratoris, maka saya tidak membahas keduanya disini. Masyarakat dan penyelenggaralah yang mengukurnya sendiri.

Tapi, bila kita mencermati pekembangan terakhir, ada sejumlah soal besar yang mesti kita selesaikan bersama. Pertama, upaya perlindungan ruang nafkah untuk ketahanan pangan.

Kedua, upaya menyediaan ruang kerja, merespon bonus demografi. Dan Ketiga, upaya penyelamatan generasi dari pengaruh negative, narkoba, radilakisme dan terorisme.

Untuk perlindungan ruang nafkah, kita berhadapan dengan, alih fungsi lahan yang terjadi di hilir (sawah, lahan kering dan kebun rakyat yang berubah menjadi perumahan dan infra struktur lainnya).

Celakanya, diikuti dengan alih kepemilikan. Pada saat yang sama, akupasi dan konsesi hutan di hulu oleh perusaan besar marak tergadai.

Mereka diizinkan dengan luasan puluhan ribu hektar untuk perkebunan dan atau pertambangan. Bahkan terkadang beoperasi di luar areal HGU nya.

Hutan dengan kekayaan biodivesitinya, berubah menjadi kebun monokultur semisal kelapa sawit atau sejenisnya. Daur hidrologi menjadi rusak oleh hadirnya longsor dan erosi.

Tapi, kita kurang menatap ini sebagai ancaman, meskipun banjir bandang terus terjadi. Pemerintah lokal terus tergoda menggandaikan lahan untuk mendapatkan dana segar atas nama PAD.

Begitu pun ruang pasar yang dilepas untuk konglomerat. Meskipun, melindas sektor informal (pedagang kecil) yang menjadi penyelamat saat negeri ditimpa krisis.

Di sektor tenaga kerja, para pekerja kita yang dilepas dunia pendidikan di setiap jenjang harus berhadapan dengan masuknya tenaga kerja asing. Kita tak berdaya ketika pemilik dari ruang kerja itu adalah juga Asing.

Atas nama investasi, kita biarkan asset kita diurus orang lain. Padahal, Presiden Sukarno, pernah mengingatkan pengelolaan perut bumi bangsa, baru boleh dilakukan ketika anak negeri telah mampu mengolahnya sendiri,
Dan yang terakhir, saat kita risau dengan berbagai masalah bangsa, generasi muda malah dirusak dengan narkoba dan diintai dengan bahaya radikalisme dan terorisme.

Padahal, mereka anak muda ini adalah pewaris syah dan pelanjut cita negeri. Jadi sempurnalah, kita dikurung masalah, mulai dari bumi hingga manusianya.

Maka di ulang tahun yang ke 54 ini, sambil bersuka cita, mari kita uraikan langkah kongkrit yang sistimatis untuk menjaga Sulawesi Tengah. Dengan begitu, kita juga sedang memenyelamatkan Indonesia.

Semoga

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!