Mencegah Terorisme dengan Video Pendek – Palu Ekspres
Palu

Mencegah Terorisme dengan Video Pendek

WORKSHOP DAN LOMBA – Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Muhd. Nur Sangadji (kiri, di mimbar), saat menyampaikan laporannya, pada kegiatan workshop dan lomba video pendek FKPT dan BNPT Sulteng, Rabu 14 Juni 2017. FOTO IMAM/PE

PALU EKSPRES, PALU – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulteng bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Sulteng, menggelar workshop dan lomba video pendek yang bertajuk “Di Bawah Sang Merah Putih”, di salah satu hotel di Kota Palu, 14-15 Juni 2017. Kegiatan ini, merupakan bagian dari Kegiatan pemberdayaan pemuda dan perempuan, dalam pencegahan terorisme melalui FKPT Sulteng.

Workshop dan lomba tersebut, diikuti oleh para pelajar SMA negeri dan swasta se-Kota Palu. Dalam workshopnya, FKPT dan BNPT Sulteng mengundang dua pemateri dari Jakarta, yakni Pengajar Penulisan Naskah di Kalbis Institute dan Filmaker untuk Dokumenter Pelangi, Dyah Kusumawati, serta aktor kawakan nasional, Ray Sahetapy.

Ketua FKPT Sulteng, Dr. Muzakir Tawil menyebutkan, kegiatan workshop dan pembuatan video pendek, terkait kebhinekaan dan pencegahan paham radikal dan terorisme tersebut, adalah untuk memberikan bekal kepada para generasi muda, terkait memahami konteks Indonesia dengan ideologi Pancasila.

Menurutnya, ideologi Pancasila harus selalu tertanam di dalam diri para generasi muda, khususnya pelajar, yang apabila tidak dipahami dengan benar, maka akan sangat berbahaya.

“Setiap saat adik-adik sekalian bisa lihat, bagaimana radikalisme terorisme dan kekerasan itu bisa saja hadir di tengah-tengah kita. Jika setiap hari adik-adik hanya melihat dan perhatikan radikalisme dan terorisme itu, akan dapat menggoyahkan ketahanan mental, ketahanan ideologi dan kepercayaan serta keyakinan kita. Padahal kita semua tahu, bahwa negara kita dengan keberagaman yang luar biasa ini adalah sesuatu yang hakiki,” ujar Muzakir, di hadapan para pelajar peserta workshop dan lomba.

Olehnya, Muzakir menambahkan, kegiatan tersebut akan memberikan pemahaman, terkait Indonesia yang seutuhnya, serta bagaimana memahami radikalisme dan terorisme dalam konteks pemahaman para pelajar.

Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Muhd. Nur Sangadji menyebutkan, maksud kegiatan yang diikuti para perwakilan dari belasan SMA di Kota Palu ini, adalah salah satu bagian dari memberikan gambaran, terkait rencana kegiatan pelibatan pemuda dan perempuan, dalam pencegahan terorisme melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulteng tahun 2017.

“Tujuan kegiatan ini, adalah membiasakan para pemuda dan perempuan Indonesia, untuk menyikapi perbedaan sebagai hal yang lumrah, dan seharusnya dilihat sebagai kekayaan bangsa. Memberikan bekal kepada pemuda, dalam hal ini pelajar, untuk melawan budaya gerakan radikalisme, berupa lomba video pendek yang akan diunggah ke laman Youtube,” jelas Nur Sangadji.

Ia menambahkan, outcome yang ditargetkan dalam kegiatan tersebut, adalah meningkatnya komunikasi yang humanis dan rasa saling percaya, antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi ancaman kelompok radikal dan terorisme.

“Hasilnya, meningkatnya daya tangkal masyarakat, terhadap pengaruh paham radikal dan terorisme,” tandas Nur Sangadji.

(abr/Palu Ekspres)

 

Click to comment

BERITA POPULER

To Top