Maksimalkan Peran Bantaya, Diharap Bantu Tugas Pemerintah – Palu Ekspres
Palu

Maksimalkan Peran Bantaya, Diharap Bantu Tugas Pemerintah

RESMIKAN - Wali Kota Palu, Hidayat dalam peresmian (Peari) Bantaya Kelurahan Lasoani Kecamatan Mantikulore Palu, Rabu 7 Februari 2018. HUMAS PEMKOT PALU

PALU EKSPRES, PALU – Wali Kota Palu Hidayat berharap peran dan fungsi lembaga adat dapat membantu tugas-tugas pemerintah. Menjaga kehidupan sosial sehingga masyarakat mendapat pengayoman dan rasa nyaman. Demikian harapan wali kota dalam sambutan peresmian (Peari) Bantaya Kelurahan Lasoani Kecamatan Mantikulore Palu, Rabu 7 Februari 2018.

Menurutnya Pemkot Palu telah membangun sedikitnya 5 unit Bantaya di Kota Palu. Bahkan tahun ini pembangunannya akan dilakukan bertahap. Sehingga seluruh wilayah kelurahan nantinya memiliki bantaya.

Bantaya atau balai pertemuan kata Hidayat adalah sebagai tempat Potangara. Dia berharap penggunaan Bantaya dapat diperuntukkan sesuai fungsi. Yaitu sebagai tempat untuk mendamaikan perselisihan atau gangguan yang terjadi ditengah masyarakat.

Pemkot Palu ujarnya akan terus mensuport keberadaan lembaga adat. Bahkan telah ditetapkan dalam Perda Nomor 9 Tahun 2016 tentang Kelembagan Adat Kaili dan Perwali Nomor 38 Tahun 2017 Tentang pedoman pelaksanaan kelembagaan adat Kaili.

Dalam kesempatan itu Hidayat menyatakan harapannya agar anggota lembaga adat bisa bersikap adil. “Bebas dari berbagai pengaruh, terutama politik praktis. Tidak boleh sebagai simpatisan, anggota, dan pengurus partai politik,”katanya. Dimasa lampau sebutnya, kehidupan pergaulan dalam keberadaan To Kaili, begitu menjunjung, merasakan nilai-nilai toleransi, kekeluargaan dan kegotongroyongan. Nilai itu sangat terpelihara dalam suasana akrab.

“Tapi sekarang ini nilai nilai itu sudah mulai pudar. Tidak ada lagi sekat yg membatasi, dan pengaruh kemajuan IPTEK,”sebut dia.

Oleh sebab itu Pemkot Palu mencoba mengambil langkah strategis dengan melibatkan tokoh-tokoh informal, lembaga kearifan lokal melalui Satgas K5 dan lembaga adat. Kedua lembaga ini menurutnya harus mampu bersinergi menjaga nilai-nilai tersebut. Karena bagaimanapun katanya kemajuan dunia harus tetap menjaga nilai itu.

“Apabila ada hal-hal yang akan dikomunisasikan, mari kita diskusikan bersama untuj kemajuan Kota Palu yg berbudaya dan beradat,”demikian Hidayat.

(Humas)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!