Mahasiswa Dituntut Berperan Hadapi Ancaman Bangsa – Palu Ekspres
Pendidikan

Mahasiswa Dituntut Berperan Hadapi Ancaman Bangsa

KULIAH UMUM – Danrem 132 Tadulako, Kolonel Inf. Muh. Saleh Mustafa, saat memberikan Kuliah Umum kepada mahasiswa baru Untad. foto IMAM/PE

PALU EKSPRES, PALU – Para mahasiswa dituntut untuk turut serta dalam menghadapi berbagai ancaman bangsa. Ancaman bangsa secara umum, sebagaimana disebutkan Danrem 132 Tadulako, Kolonel Inf. Muh. Saleh Mustafa, tidak melulu merupakan ancaman yang berkaitan dengan kemiliteran, melainkan juga ada beberapa ancaman bangsa yang nonmiliter.

Hal ini disampaikan Danrem, saat memberikan Kuliah Umum bagi Mahasiswa baru Universitas Tadulako (Untad), di auditorium Untad, Kamis (14/9).

“Ancaman bangsa tidak hanya dihadapkan pada militer atau TNI. Kita semua sebagai rakyat, apapun status kita, mari kita melihat ancaman bukan hanya dari sisi militer, tapi juga terdapat ancaman dari nonmiliter,” kata Danrem.

Ancaman-ancaman yang harus dihadapi mahasiswa tersebut, disebutkan Danrem di antaranya ialah ancaman disintegrasi bangsa, atau ancaman terhadap keutuhan bangsa, akibat dari perpecahan antar suku atau agama yang diadu domba.

Selain itu, ancaman-ancaman bangsa lainnya yang mesti dihadapi oleh mahasiswa, ialah penguasaan sumber daya alam (SDA) yang masih banyak dalam penguasaan asing, potensi sumber daya manusia (SDM) yang masih tertinggal, radikalisme dan komunisme, pengaruh budaya asing, serta ancaman narkoba.

Untuk menghadapi berbagai ancaman bangsa ini, mahasiswa dituntut untuk dapat aktif dalam kegiatan kemahasiswaan, selalu berinovasi dan menjadi agen-agen perubahan. Selain itu, para mahasiswa juga dituntut untuk dapat menjadi ahli di bidangnya masing-masing.

“Bentuk komunitas belajar, serta tingkatkan kemampuan adaptasi dan kedewasaan. Juga harus memiliki jiwa korsa dan selalu mempelopori sehingga keberadaannya bermanfaat bagi lingkungan,” ujar Danrem.

Danrem berharap, agar para mahasiswa dapat memiliki karakter, berilmu serta berkeperibadian sebagai generasi penerus bangsa, dan memiliki semangat dan tekad berjuang membangun bangsa. Caranya, mahasiswa harus memiliki mental, jasmani dan pengetahuan yang mumpuni, dalam menjawab tantangan.

“Situasi tentang perkembangan negara kita dan global, perlu kiranya mahasiswa sekalian ketahui. Karena menurut saya, hal ini perlu karena tujuan akhir dari pembelajaran, mulai dari TK, SD, SMP, SMA, hingga menjadi Mahasiswa adalah pengabdian kepada NKRI. Jadi, apapun status kita kelak, kita akan mengabdi kepada bangsa dan negara tercinta kita ini,” tutur Danrem.

Selain Danrem 132 Tadulako, turut memberikan Kuliah Umum kepada Maba Untad, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulteng, H. Sampe Tuah dan Kasat PJR Ditlantas Polda Sulteng, AKBP Mat Paransa mewakili Kapolda Sulteng.

(abr/Palu Ekspres)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!