Lulusan FKIP Untad Ditawarkan Mengajar di Thailand – Palu Ekspres
Pendidikan

Lulusan FKIP Untad Ditawarkan Mengajar di Thailand

TUKAR CINDERAMATA – Rektor Untad, Prof. Dr. H. Muh. Basir Cyio, didampingi Dekan FKIP Untad, Dr. Lukman Nadjamuddin, bertukar cinderamata dengan Direktur Sekretariat SEAMEO, Dr. Gatot hari Priowirjanto, pada pembukaan 5th Evaluation Meeting SEA-Teacher. FOTO IMAM/PE

PALU EKSPRES, PALU – Saat ini kesempatan berkarir bagi lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako (Untad) semakin luas. Dekan FKIP Untad, Dr. Lukman Nadjamuddin menyebutkan, semakin terbuka pasar baru bagi lulusan FKIP Untad, karena ada tawaran mengajar di Thailand.

Tawaran tersebut dijelaskannya, diberikan untuk lulusan-lulusan terbaik FKIP Untad, atau bagi mereka yang telah mengikuti PPL yang difasilitasi oleh The Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO), pada program Pre Service Student Teacher Exchange in Southeast Asia (SEA-Teacher). Lulusan-lulusan FKIP tersebut, ditawarkan kontrak mengajar di Thailand selama setahun, untuk selanjutnya akan dievaluasi kembali.

“Mereka diberi kesempatan mengajar kembali, di tempat mereka mengikuti PPL lalu. Kami ditawarkan untuk dikontrak selama setahun, kemudian dievaluasi berikutnya apakah akan diperpanjang atau tidak,” jelas Lukman kepada wartawan, usai mengikuti pembukaan 5th Evaluation Meeting SEA-Teacher, di salah satu hotel di Kota Palu, Selasa 3 April 2018.

Selain para lulusan, Lukman mengungkapkan FKIP Untad juga diberikan tawaran untuk program pertukaran dosen. Para dosen dari Thailand akan mengajar di FKIP Untad selama tiga pekan, begitupun para dosen FKIP Untad diberikan kesempatan mengajar di Thailand selama tiga pekan. Selain itu, beberapa dosen yang sudah diidentifikasi dan dianggap punya potensi, akan diberikan kesempatan untuk mengajar selama dua semestar di Thailand.

“Mereka sangat percaya dengan kemampuan dan kapasitas dosen-dosen di FKIP. Jadi dosen kita bukan lagi jago kandang, tapi sudah bisa mengajar di kawasan Asia Tenggara. Bahkan ada tawaran dari Malaysia, untuk kerja sama dengan kita juga. Sehingga lulusan kita ini bukan lagi guru lokal, tetapi sudah guru internasional, tidak lagi sibuk berebut kuota lokal tetapi kita sudah berebut kuota Asia Tenggara,” tuturnya.

Untad terpilih menjadi tuan rumah pada ajang 5th Evaluation Meeting SEA-Teacher, yang digelar selama dua hari. Hadir membuka kegiatan tersebut, Direktur Sekretariat SEAMEO, Dr. Gatot hari Priowirjanto.

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri oleh peserta 77 perguruan tinggi dari 6 negara, yakni Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, Singapura dan Kamboja, dengan total peserta 161 orang.

Rektor Untad, Prof. Dr. H. Muh. Basir Cyio berharap melalui kegiatan internasional tersebut, dapat terus ditingkatkan kualitas dan keunggulan yang dimiliki oleh Untad. Menurutnya, hal-hal yang berkaitan dengan PPL di FKIP Untad, harus mampu dideterminasi oleh para pesertanya, untuk terus dikembangkan ke depannya.

“Jadi jangan mudah puas dengan model-model yang ada, ke depan bukan hanya mahasiswanya tetapi dosennya juga,” kata Rektor. Rektor juga menyebutkan, dengan adanya tawaran dari Thailand membuktikan bahwa kualitas FKIP Untad sudah diakui bahkan oleh dunia internasional. “Itu hal yang luar biasa, artinya kualitas kita sudah diakui,” tandas Rektor.

(abr/Palu Ekspres)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!