Lahan Sagu di Duyu Butuh Perda Perlindungan – Palu Ekspres
Palu

Lahan Sagu di Duyu Butuh Perda Perlindungan

Anggota DPRD Palu Sucipto S Rumu

PALU EKSPRES, PALU – Warga Kelurahan Duyu Kecamatan Tatanga Palu meminta Pemkot segera melindungi sebuah kawasan yang ditumbuhi pohon sagu di wilayah itu. Lahan itu menjadi satu-satunya kawasan yang dianggap sebagai tempat cadangan air bersih. Aspirasi warga Kelurahan Duyu ini terjaring dalam reses Anggota DPRD Palu Sucipto S Rumu.

Kepada Palu Ekspres, Sucipto menyebut, lahan itu kini dalam penguasaan seorang warga. Warga lainnya meminta agar Pemkot segera membuat peraturan daerah (Perda) perlindungan atas lahan sagu tersebut.

“Ini harus ditindaklanjuti mengingat sumber air bersih di Kota Palu memang terbatas,”kata Sucipto.

Menurutnya, jika tidak segera dilindungi, lahan itu dikawatirkan menjadi sasaran perluasan kawasan perumahan. Apalagi saat ini informasi yang beredar dikalangan warga yang berada disekitar lahan menyebut ada pengembang properti perumahan sudah mencoba membeli lahan tersebut.

“Kalau itu sudah dikuasai pengemban, mungkin agak sulit nanti kita mau bebaskan,”jelasnya. Pihaknya kata Sucipto dalam waktu dekat akan segera berkoordinasi dengan OPD terkait untuk membahas aspirasi warga Duyu tersebut. Salahsatu solusi yang tepat menurut Sucipto adalah dengan membebaskan lahan itu dari penguasaan warga. “Bisa dengan jalan pembebasan. Pemkot mungkin bisa mengganti rugi kepada pemilik,”usulnya.

Lahan itu lanjut Sucipto berdasarkan kajian beberapa pihak juga menjadi kawasan resapan air dengan luas belasan hektar. Artinya lahan tersebut memang harus dikonservasi sebagai penyedia air bersih.

Sementara itu dari Kelurahan Nunu, Sucipto menjaring keluhan minimnya jumlah tiang listrik disebuah pemukiman warga. Pemukiman yang dihuni sekitar 30 rumah tangga itu akhirnya mendapat pasokan dengan cara menyambung dari rumah tetangga.

“Ada sekitar 20 rumah tangga disana yang hanya saling menyambung kabel dari rumah ke rumah. Ini berpotensi memicu arus pendek,”jelasnya.

Pihkanya pun dalam waktu dekat sambung Sucipto akan segera berkonsultasi pihak PLN prihal masalah yang dialami warga tersebut.

(mdi/Palu Ekspres)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top