Kurang Peminat, Sayonara PT Pelni – Laman 2 – Palu Ekspres
Ekonomi

Kurang Peminat, Sayonara PT Pelni

Sekali jalan, jumlahnya hanya berkisar antara 150 sampai 200 an. Itupun kata Beni penumpang setia mungkin hanya mereka yang berdagang antar pulau. Karena membawa banyak barang dagangan.

Lantas bagaimana trend jumlah penumpang mudik tahun ini. Beni mengungkap, hingga Selasa kemarin, jumlah tiket yang disediakan khusus untuk mudik di loket resmi PT Pelni, Jalan Kartini Palu? baru terjual sekitar 10 lembar.

Memang kata dia jumlah itu belum pasti, karena banyak juga yang biasanya membeli tiket langsung di travel Pelabuhan saat jadwal pemberangkatan.

Namun ia memperkirakan, jika ada peningkatan penumpang, paling hanya diangka 500 an saja. “Kasihan ya,”ujarnya bercanda.

Padahal kapasitas penumpang untuk sebuah kapal mencapai 3 ribuan. Itu baru kelas ekonomi. Sesuai jadwal, tanggal pemberangkatan khusus pelayanan mudik dari Pelabuhan Pantoloan yaitu Jumat 16 Juni 2017. Jadwal baru akan dibuka kembali 7 Juli bulan depan.

KM Lambelu membuka rute dari pelabuhan Pantoloan menuju Tarakan, Nunukan, Balikpapan, Pare-Pare, Makassar dan Bau-Bau.

Sementara KM Labobar mengambil rute Pantoloan menuju Balikpapan dan Surabaya. Sedangkan KM Siangiang membuka rute dari Pelabuhan Poso menuju Togian, Gorontalo, Bitung, Ternate, Sasana, Namlea dan Ambon. KM Siangiang dijadwalkan berangkat Sabtu 17 Juni dan baru dibuka kembali 15 Juli mendatang.

Beni menambahkan, pemerintah sewaktu Menteri Perhubungan dijabat Ignasius Jonan pernah berwacana mengalihkan fungsi kapal milik PT Pelni menjadi jasa kargo. Atau untuk layanan perjalanan wisata pada tahun 2020 mendatang. Itu memang untuk mengantisipasi pergeseran penumpang ke moda transoptasi lainnya.

“Eh, nyatanya belum juga 2020 prediksi itu sudah terbukti,” katanya. Sebagai perusahaan dengan orientasi keuntungan, bisnis kini menuju karam.

(mdi/Palu Ekspres)

2 of 2Next

Click to comment

BERITA POPULER

To Top