Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Kobalt jadi Potensi SDA Baru Sulteng, Dua Investor Nyatakan Minatnya

0

PALU EKSPRES, PALU – Nikel ternyata mengandung unsur mineral lain yaitu besi dan kobalt. Sejauh ini kobalt diketahui merupakan bahan baku pembuatan baterai sebagai sumber energi listrik. Dua asosiasi unsur kimia kandungan nikel itu, selama ini untuk produksi nikel dari sektor pertambangan nikel di Kabupaten Morowali terbuang begitu saja dengan jumlah yang cukup besar.

Demikian Asisten Ekonomi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Bunga Elim Somba, mewakili Gubernur dalam sambutan membuka forum ekonomi dan bisnis bertema ‘meningkatkan investasi dan ekspor serta mencari sumber pertumbuhan ekonomi baru di Sulteng’. Kamis 28 Juni 2018 di Hotel Mercure Palu.

“Ternyata nikel yang tidak laku itu bisa dimanfaatkan. Karena teknologi terus berkembang. Ada asosiasi muatan besi ada mineral lain. Lima tahun kedepan kandungan kobalt
itu adalah bagain bahan baku baterai untuk listrik,”ungkap Elim dalam sambutannya. Menurut dia, kandungan kobalt itu adalah sumber daya alam (SDA) baru di Sulteng yang sangat berpotensi dikembangkan dimasa mendatang.

Yang otomatis nantinya menopang nilai investasi dan pertumbuhan ekonomi Sulteng. Bahkan sebut Elim, sejauh ini sudah ada dua investor yang berminat untuk pengelolaan kobalt itu. “Saat ini kami hanya berharap tentunya keseriusan pihak-pihak swasta untuk bersama -sama membangun Sulteng,”tekan Elim.

Selain pengembangan kandungan nikel, Sulteng terang dia juga memiliki banyak cadangan kegiatan SDA lainnya. Yang berpotensi menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru sebagai peluang meningkatkan investasi. Disektor pertambangan misalnya. Saat ini ekspor wilayah Sulteng didominasi gas dan nikel.

Leave A Reply

Your email address will not be published.