KEK Palu Masuk RPJMN 2015-2020 Bappenas RI – Palu Ekspres
Palu

KEK Palu Masuk RPJMN 2015-2020 Bappenas RI

PRESENTASE - Deputi Menteri PPN/Kepala Bappenas Bidang Ekonomi, Leonard VH Tampubolon (dua dari kiri) mendengarkan presentase perkembangan infrastruktur KEK Palu, Jumat 31 Maret 2017 di kantor walikota. Foto HAMDI ANWAR/PE

PALU EKSPRES, PALU – Kawasan industri dalam kawasan ekonomi nasional (KEK) Kota Palu ditetapkan sebagai salahsatu prioritas program Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) RI.

Deputi PPN/Kepala Bappenas RI Bidang Ekonomi, Leonard VH Tampubolon kepada Palu Ekspres mengatakan pihaknya akan terus mendorong industri dalam KEK Palu berkembang sesuai yang diharapkan bersama.

“Kami memang berupaya mendorong agar kawasan industri itu bisa maju berkembang,”kata Leo, sapaan akrabnya,  di Kantor Walikota Palu. Menurutnya, KEK Palu bahkan telah masuk dalam prioritas program pembangunan jangka menengah nasional untuk periode 2015-2020.

“Itu target kita di Bappenas. Kawasan industri Palu adalah salah satu kawasan yang akan dikembangkan. Saya bertanggung jawab untuk kawasan industrinya,” tandas Leo.

Ditanya soal infrastruktur KEK Palu, Leo mengaku tidak pernah mendengar masalah. Hanya saja ujar Leo, pemerintah baik provinsi maupun Kota Palu sedapat mungkin berupaya membebaskan sisa lahan yang dibutuhkan

“Ga pernah tuh saya dengar KEK Palu bermasalah. Makanya kami datang untuk membahas itu,”pungkasnya.

Leo sebelumnya menghadiri dialog bersama Bappeda Kota Palu di kantor walikota. Hadir dalam pertemuan itu Kepala Bappeda Palu, Arfan, Kepala Dinas Perindustrian Palu Farid Lembah dan direktur PT Palu Bangun Sulteng (PBS) Mulhanan Tombolotutu serta Kepala Dinas Perindustrian Sulteng, Abu Bakar Almahdali. Termasuk administrator KEK Palu Susu Elfira Mastura.

Kepala PT PBS sebagai badan usaha milik daerah (BUMD) pengelolah bisnis dalam KEK, Mulhanan Tombolotutu dalam presentasenya menyebutkan, KEK pada prinsipnya sudah siap dari sisi kelembagaan.  Hanya saja jelas Toni, sapaan akrabnya, masih ada beberapa hektar lahan yang perlu dibebaskan. Pembebasan lahan menurutnya sudah pernah dilakukan Pemkot Palu.

“Sebagian lahan bahkan dibebaskan sendiri oleh tenant yang berivestasi dalam KEK,”jelas Toni.

(mdi/Palu Ekspres)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top